Winter Holiday (part 2)

Lanjut…..liburan keluargahussein tidak hanya sehari di Tekapo, tapi dua hari. Jadi lebih puas dan lebih seru. Hari kedua dimulai dengan berjalan-jalan di muka hotel sambil tidak lupa kembali berpoto-poto. Tetapi untuk pagi hari kedua cuaca tidak terlalu baik. Kabut tebal datang mulai pagi sehingga sinar matahari terlihat samar. Salju pun lumayan menumpuk. Sehingga lumayan asyik untuk berjalan di atasnya sambil poto-poto narsis ala keluargahussein

Setelah puas poto-poto di depan hotel, kami memutuskan untuk check-out dari hotel mengingat memang waktu c/o yang diberikan adalah pukul 10. Sebelum c/o kami berkordinasi dahulu dengan keluarga Pak Dudi dan Pak Yusa mengenai kegiatan hari tersebut. Disepakati bahwa kita mau mengunjungi salmon farm dan Alpine Spring. Sebelum berangkat ke Salmon Farm, Ibu ngajak Pak Abink untuk berputar2x di daerah Tekap Village. Ternyata Tekapo Village sangat kecil. Tidak lebih besar dari sebuah komplek perumahan di Kota Malang seperti halnya PBI atau PJ. Di depan papan selamat datang di Tekapo, Ibu menyempatkan diri berpoto menyalurkan bakat narsis nya.

Ibu in Action

Setelah puas berputar-putar Tekapo Village, kami janjian dengan Pak Dudi dan Pak Yusa untuk kumpul di i-Site dalam rangka pergi ke Salon Farm. Setelah bertemu, kami langsung tancap gas menuju ke Salmon Farm. Letak nya tidak jauh sekitar 15 menit dari Tekapo Village. Akan tetapi karena kabut tebal dan jarak pandang yang terbatas maka kami sempat kebingungan mencari lokasi farm tersebut. Setelah berputar-putar, Pak Dudi berhasil bertanya pada seorang Polisi yang sedang bertugas. Atas petunjuk dan arahan dari Pak Polisi tersebut sampailah kami di Salmon Farm kebanggaan penduduk Tekapo. Buat Pak ABink sih sebenernya lebih keren empang-empang yang ada di Indonesia. Bedanya empang di New Zealand isinya Salmon.

Empang Ala New Zealand

Setelah puas melihat-lihat salmon farm + memberi makan ikan-ikan tersebut kami melanjutkan wisata ke Apline Spring. Sebelum meninggalkan Farm, atas saran Om Tisna, Pak Abink tidak lupa membeli sashimi Salmon yang sangat Yummy… karena masih segar.

Perjalanan menuju Aplie Spring tidak terlalu jauh. Hanya sekitar 10 menit kami sudah sampai di tujuan. Setelah melihat dengan seksama akhirnya diputuskan Ibu saja yang akan bermain-main di tempat itu. Ada dua pilihan yang bisa diambil yaitu bermain ice skating atau snowtubing, akhirnya ibu memutuskan untuk bermain snowtubing.

Setelah puas bermain prosotan ala bule. Kami akhirnya memutuskan untuk kembali ke Christchurch lebih dahulu dibandingkan keluarga Pak Dudi dan Pak Yusa. Karena mereka masih ingin lebih lama berendam dan menikmati indahnya Alpine Spring. Sekitar pukul 2 siang kami langsung tancap gas menuju Chch. Perjalanan pulang terasa lebih cepat di bandingkan saat berangkat. Karena sedikit mengantuk, sampai di Ashburton, Pak Abink digantikan menyetir oleh Ibu. Selain istirahat, Pak Abink juga memberikan kesempatan untuk Ibu menambah jam terbang menyetir nya di New Zealand. Akhirnya dengan segala kesan dan pengalaman yang menyenangkan keluargahussein sampai dengan selamat dirumah. Semoga di lain waktu kami masih dapat kesempatan mengunjungi Tekapo dan mengagumi indah nya ciptaan Sang Penguasa Allah SWT. Begitulah cerita 2 hari liburan musim dingin kami di Lake Tekapo yang sangat berkesan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s