Catatan KeluargaHussein Berlebaran di Christchurch

Hari ini hampir seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia merayakan hari kemenangan setelah satu bulan penuh menunaikan ibadah puasa. Tidak ketinggalan pula  masyarakat dan pelajar Indonesia yang ada di Canterbury New Zealand dengan suka cita merayakan datangnya hari kemenangan tersebut.

Perayaan Idul Fitri kali ini bagi saya pribadi dan beberapa teman yang lain terasa sangat spesial dan sedikit berbeda dengan perayaan Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya. Kebetulan bagi saya, Idul Fitri kali ini merupakan yang kedua. Ada beberapa alasan yang menyebabkan perayaan Idul Fitri 1431H ini terasa spesial bagi kami walaupun kami terpisah ribuan kilometer dari handai taulan yang ada di Indonesia.

Alasan yang pertama adalah beberapa hari yang lalu beberapa kota di Provinsi Canterbury New Zealand seperti halnya Christchurch, Lincoln, Timaru dan Darfield di guncang gempa yang dahsyat dengan kekuatan 7.1 SR. Walaupun tidak ada korban jiwa, tetapi gempa tersebut mengakibatkan kerugian yang tidak kecil bagi New Zealand.

Armagh Street

Banyak bangunan bersejarah yang menjadi landmark Canterbury yang mengalami kerusakan. Selain itu banyak pula bangunan serta infrastruktu yang tidak dapat digunakan lagi. Akan tetapi dengan penanganan yang baik dan cepat, roda kehidupan masyarakat Canterbury dapat kembali berputar dengan normal walaupun untuk kembali seperti sediakalaakan membutuhkan waktu beberapa bulan.

Walaupun kerugian materil yang diderita masyarakat Canterbury secara umum cukup besar, Alhamdulillah seluruh warga dan pelajar Indonesia yang ada di beberapa kota di Canterbury tidak mengalami kerugian yang cukup berarti walau diantara mereka ada yang tembok rumah nya retak atau saluran air nya patah atau perabotan yang pecah dan rusak.

Yang kedua, selain memberikan kerugian materiil yang cukup besar, disisi lain gempa tersebut juga memberikan berkah tersendiri bagi sebagian umat Islam yang merayakan Idul Fitri. Hal tersebut dikarenakan dalam 1-2 minggu kedepan banyak kantor yang masih belum beroperasi secara normal. Sekolah-sekolah serta universitas masih diliburkan hingga tanggal 13 September sehingga umat Islam mendapatkan kesempatan yang cukup besar untuk berkumpul bersama keluarga, teman dan kerabat untuk merayakan hari kemenangan.

Secara umum, perayaan Idul Fitri di Christchurch tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan saudara-saudara kami yang ada di Indonesia. Di pagi hari, kami melakukan Sholat Ied bersama. Untuk tahun ini Sholat Ied di adakan di Mesjid An-Nur, mesjid terbesar yang ada di Kota Christchurch.

Annur Mosque Christchurch

Sholat Ied di adakan tepat pukul 8 pagi. Untuk Sholat Ied nya standar sesuai dengan hukum dan rukun Sholat Ied yang telah kita pelajari bersama. Tetapi ada beberapa hal yang menarik untuk di cermati. Yang pertama, yang menjadi Imam dan Khotib berpenampilang sangat santai. Berbeda dengan Imam dan Khotib di Indonesia yang berpenampilan sangat rapi dengan jas atau jubah nya. Yang kedua khotbah sangat cepat tidak lebih dari 20 menit dengan menggunakan 2 bahasa – Inggris dan Arab. Setelah Sholat berakhir, di halaman Masjid sambil bersalam-salaman, Takmir Masjid membagi-bagikan soft-drink gratis bagi para JAmaah, Untuk anak-anak malah mendapatkan bingkisan berisi jajanan. Di Mesjid itulah jika ingin melihat beraneka bangsa, budaya dan adat istiadat. Saya bertemu saudara-saudara Muslim lainnya dari Ethiopia, Somalia, Malaysia, Lebanon, Turki, Bangladesh, India bahkan beberapaNew Zelanders  dan Eropa.

Untuk masyarakat Indonesia, telah disepakati bahwa setelah Sholat Ied akan di adakan gathering silaturahmi lebaran. Silaturahmi tersebut diadakan disalah satu rumah warga Indonesia yang telah belasan tahun menetap di Christchurch.

Acara silaturahmi tersebut dihadiri sekitar 50-60 orang Indonesia. Cukup ramai. Acaranya cukup santai, sekedar ngobrol melepas kangen karena dihari-hari biasa kami jarang bertemu karena kesibukan masing-masing, Kemudian selain acara ngobrol dan kangen-kangenan, tidak lupa juga acara “ramah-tamah” menu nya adalah menu Indonesia.

Gule dan Opor
Gule dan Opor

Jadi walaupun kami di tanah seberang, kami tidak kelewatan menyantap hidangan khas lebaran seperti hal nya lontong, opor dan jajanan khas Idul Fitri lainnya. Menu tersebut sebagian besar di sediakan oleh tuan rumah (salut buat Mbak Yanti yang telah mengobati kangen kami akan tanah air) sebagian lainnya adalah pot-luck dari ibu-ibu. Sehingga menu lebaran ini sangat kuar biasa beraneka ragam. Sebut saja lemang tapai, gule, rendang, opor ayam, pacar-china dan lain lain. Semua makanan tersebut menjadi pengobat kangen bagi kami semua.

Dikarenakan peringatan hari kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus yang lalu tepat pada bulan Ramadhan, maka pada saat tanggal 17 kami tidak merayakan secara khusus dan disepakati bahwa peringatan hari proklamiasi tersebut tetap diadakan tetapi digabung dengan perayaan Idul Fitri. Alhasil acara silaturahmi dan ramah tamah tersebut menjadi lebih semarak dengan adanya beraneka ragam pertandingan khas 17 an seperti halnya balap karung, mengupas kiwi dan balapan engklek. Lumayan meriah dan sedikit dapat membuat kami lupa bahwa beberapa hari yang lalu kami diliputi rasa tegang dan khawatir karena hantaman gempa dan badai.

Keceriaan Anak Indonesia

Acara silaturahmi berlangsung hingga sekitar pukul 2 siang dan acara di akhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh salah seorang teman. Akhir kata, walaupun lebaran kali ini kami dirantau, kami tetap warga Indonesia yang selalu merindukan kampung halaman. Suatu waktu kami akan kembali ke tanah air untuk berkumpul kembali bersama sanak saudara dan kerabat.

Mewakili seluruh Umat Islam Indonesia di Canterbury New Zealand, saya ingin mengucapkan Minal Aizin Wal Faizini, Mohon Maaf Lahir Bathin. Happy Eid Mubarrak 1431 H.

Warga dan Pelajar Indonesia Canterbury
Warga dan Pelajar Indonesia Canterbury
Nb: Tulisan ini juga dimuat di kompasiana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s