Petualangan dimulai hari ini

Aku sungguh kagum dengan Alia. Hanya dengan lambaian tangan dan dua kali teriakan bye bye mommy dia melepaskan kepergian ibu nya untuk kembali ke negeri awan putih Aotearoa untuk meneruskan program S3. Berbeda dengan sikecil Alia, walau mental ku sudah kusiapkan sejak jauh hari bahwa paling tidak dalam lima bulan kedepan aku tidak akan bersama istri yang lebih dari 5 tahun ini selalu berada disisiku, leherku serasa tercekat. Tidak sepatah kata pun bisa kuucapkan untuk mengantarkan kepergiannya. Aku sadar bahwa ini adalah pilihan kami berdua. Pilihan yang dalam bahasa kami adalah investment.

Mungkin dalam sebagian orang pilihan investasi kami ini adalah pilihan gila. Tapi bagi kami keluargaHussein, ini adalah salah satu ikhtiar kami untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Kehidupan yang bahagia dan berberkah. Pengorbanan perpisahan sementara ini kami yakini akan diganjar dengan setimpal oleh Allah yang maha kuasa.

Dengan lambaian tangan mungil nya Alia melepas kepergian mommy. Tidak ada kucuran air mata aku liat keluar dari sudut matanya. Benar-benar gadis kecil yang berhati keras. Selain itu mungkin usaha kami berdua yang sudah sejak jauh-jauh hari mempersiapkanya berhasil. Sejak awal Ibu ABink bersekolah, Alia sudah kami beri tahu bahwa nanti ibu akan kembali ke New Zealand dan Alia pindah sekolah di Indonesia menemani Bapak. Hampir tiap kesempatan kami dengungkan hal tersebut.

Tetapi aku lupa mempersiapkan diri sendiri. Perasaan ini benar-benar campur aduk ketika melihat bagian jiwaku melangkah memasuki ruang keberangkatan. Perasaan tegar dan kuat yang aku tunjukkan hingga pagi hari menjelang mengantarkannya hilang seketika. Kerongkongan ini serasa kering dan tercekat. Tapi aku yakin semua akan baik-baik saja.

Setelah mengantarkan Bu Abink masuk keruang tunggu keberangkatan dan yakin bahwa semua sudah aman, aku, Alia, kai, nini dan ade meninggalkan bandara. Tujuan pertama adalah sarapan. Karena sebelum berangkat kami tidak senpat bersarapan. Tempat sarapan yang dipilih adalah restoran favorit Almarhumah Mama Hannie – Happy Suzy. Menu yang aku pesan pun standar kegemaran Mama Hannie yaitu Gudeg.

Cobaan pertama muncul di Happy Suzy. Alia mogok makan. Mulai di tawari gudeg hingga dipesankan Kai Soto, Alia tetap tidak mau makan. Tetapi lumayan waktu Ade menyuapkan nasi dengan abon daging, Alia sedikit mau makan. Paling tidak 3-4 sendok masuk keperutnya. Mungkin karena tidur nya terlalu malam dan bangunnya terlalu pagi, Alia tertidur kembali di mobil dalam perjalanan kembali ke Gunawangsa. Sampai di Gunawangsa, Nini gendong dan menidurkan Alia di kamar. Nini dan Ade pergi ke Pasar Atum dan Alia tidur aku temani. Tidak lebih dari 30 menit sejak ditidurkan di kasur, bangun lah Alia.

Diawal bangun nya Alia mencari mommy nya. Tetapi dengan sukses aku berhasil menenangkannya. Karena sejak pagi telah di janjikan untuk main ke Chipmunk Playland, maka sudah waktunya lah dieksekusi janji tersebut. Pada awalnya Kai tidak mau ikut karena Kai ingin belajar saja di apartment. Tetapi karena Alia ngotot pergi sama Kai maka Kai pun ikut juga.

Sesampai di Galaxy Mall, Alia lebih memilih beli mainan daripada maen di Chipmunks.   Maka meluncurlah kami ber 3 ke sogo kids untuk membeli mainan. Di Sogo kids ALia dibelikan kai lego, dan beberapa jenis mainan lainnya.Seperti nya hati Alia cukup senang sehingga mau diajak kompromi untuk makan siang. Sementara Kai dan aku sibuk ngobrol mengenai disertasi kai, Alia sibuk maen. Yang menyenangkan ALia makan cukup banyak. Menu yang di pesan untuk Alia adalah Zupa Soup. Rupanya sup cream daging yang di campur roti mudah di telan oleh nya. Sehingga 3/4 porsi dihabiskan ALia sendiri. Setelah acara ngobrol dan makan selesai, aku yang memerlukan sepatu melihat -lihat sepatu dan ternyata Alia juga minta Kainya untuk dibelikan sepatu. Alhasil si Kai yang memang sayang luar biasa dengan Alia kembali meluluskan keinginan Alia. Padahal sehari sebelumnya, Alia sudah dibelikan sepatu oleh Kai. Tak ayal sepatu warna pink yang ada logo buaya berpindah ke kaki Alia. Senang dengan sepatu barunya, Alia langsung minta memakai sepatu barunya sampai ke apartmen.

Dari apartmen, aku, Alia, Kai, Nini dan Ade langsung ke airport untuk mengantarkan Kai dan Nini pulang ke Banjarmasin. Dari Airport aku dan Alia serta Ade langsung kembali ke Malang. Sepanjang perjalanan ALia bobok. Sampai dirumah karena kami berdua belum makan malam, aku pesan kan alia bubur dari wari mie langganan di depan komplek. 4-5 suapan pertama masih lancar. Setelah itu kembali ngadat. Tetapi bisa di wajarkan, karena sudah hampir jam 9 malam dan sepertinya Alia sudah mengantuk. Setelah makan, minum dan cuci kaki, maka aku ajak Alia untuk masuk kamar untuk tidur. Selesai membacakan 1 buah buku, aku ajak Alia berdoa. Mendoakan mommy nya untuk bisa segera lulus. Setelah berdoa tidak lebih dari 5 menit Alia langsung pulas tertidur.

Akhirnya petualangan kami berdua dimulai hari ini. Semoga aku, Alia dan mommy  bisa mendapatkan berkah dari hal ini. Jangan khawatir mommy. Alia berada ditangan yang tepat. Konsentrasilah untuk belajar. Cinta dan doa kami selalu bersamamu. Yakin lah bahwa Allah adalah maha pengasih lagi maha penyayang. Dia akan selalu bersama hamba Nya yang menuntuk ilmu di jalan kebaikan.

Malang, 30 Juni 2013

Daddy Abink

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s