Mencicipi Christchurch Hospital #1

Yang namanya sakit dan masuk rumah sakit itu pasti tidak enak. Apa lagi ditambah dengan harus menjalani operasi baik mayor atau minor. Selama tinggal di New Zealand, Bapak ABink sudah 2x masuk rumah sakit.

Ditahun 2011 yang lalu Pak Abink harus menginap tiga hari dua malam di Christchurch Hospital karena harus menjalani operasi pengangkatan empedu.

Operasi empedu Pak Abink ini benar-benar tidak diduga sebelumnya. Kejadiannya bermula dari hari Minggu tanggal delapan Mei yang lalu ketika Keluarga Hussein mengajak Mama Niek dan Bubub jalan-jalan ke Tekapo. Jalan-jalan ini benar-benar tidak direncanakan mengingat cuaca yang tidak menentu. Jadi ketika pagi harinya cuaca cerah KeluargaHussein seketika langsung merencanakan untuk piknik di Tekapo. Alhasil, tidak ada persiapan baik fisik dan mental serta sarana dan prasarana.

Biasanya kalo ke Tekapo maka perlu menginap karena jarak nya PP sekitar 450 KM. Tetapi karena tidak ada persiapan maka jarak 450KM ditempuh dalam waktu satu hari. Dari berangkat pukul 9.30am hingga sampai kembali dirumah sekitar pukul 8pm, Pak Abink masih sehat dan segar. Tidak ada tanda-tanda sakit. Tetapi pada saat tidur, perut Pak Abink sudh terasa tidak nyaman. Nafas agak sesak. Wah ini tanda tanda Mag nya Pak Abink kumat seperti biasanya. Analisa sementara memang Maag karena Pak Abink harus menyetir sepanjang 450KM di jalan berkelok-kelok ditambah karena agak kemalaman maka jalan berkabut dan mencekam. Untuk doping nya Pak Abink mengkonsumsi energy drink macam red bull dan beberapa gelas kopi. Benr-benar klop deh sebagai penyebab penyakit Maag.

Nah Pada Minggu malam tersebut karena perut sudah tidak enak maka Pak Abink minta Acran dari Bu Abink. Setelah minum sebiji Acran perut sudah mulai bisa kompromi hingga keesokan harinya. Hari Senin pun tidak ada masalah. Pak Abink ke kampus seperti biasanya. Belajar dan menjaga ujian. Tapi pada sore harinya ketika mau pulang perut sebelah kanan Pak Abink sakit sekali seperti ditusuk benda tumpul. Bada terasa dingin dan susah untuk bersendawa. Wah Pak ABink langsung curiga. Ini Maag kok sakit sekali. Sampai dirumah langsung minum Acran dan ponstan. Tujuannya untuk menghilangkan rasa nyeri. Minum Acran dan Ponstan lumayan membantu. Sekitar jam 10pm rasa sakit nya mulai berkurang. Sehingga Pak Abink bisa beristirahat dengan nyaman. Tetapi ketika bangun di Pagi harinya. Perut kembali tidak nyaman. Pak Abink terpaksa membatalkan jadwal meeting dengan supervisor. Praktis selama hari harus tinggal dirumah. Acran beberapa kali diminum, tetapi sampai sore tidak menunjukkan hasil. Bu Abink menyarankan untuk segera ke GP untuk minta obat. Tapi Pak Abink mau menunggu hingga esok harinya jika masih sakit. Dengan asumsi penyakit yang mengganggu ini adalah Maag.

Pada malam harinya perut semakin sakit. Semakin nyeri. Sehingga sekitar jam 2am Pak Abink minta Bu Abink untuk diantarkan ke emergency nya Christchurch Hospital. Untung nya saat itu Mama Niek dan Bubub sedang liburan di New Zealand, jadi ketika harus ke RS di pagi bta ada yang menemani Alia di rumah.

Sampai di Emergency, setelah menunggu sebentar, akhirnya di panggil masuk untuk diperiksa, diambil darah, periksa jantung (ECG) dan blood pressure. Hasil ECG dan blood preasurenya baik jadi sedikit tenang buka serangan jantung atau stroke. Kemudian nurse memberika beberapa pain killer. Rasa sakit tetap masih dirasakan. Akhirnya dokter datang sekitar pukul 5am. Dokter datang sambil membawa hasil tes darah. Waktu datang dokter langsung memeriksa perut bagian kanan Pak Abink yang sakit. Kemudian setelah selesai memeriksa, dokter bilang kalo Empedu Pak Abink ada batunya dan harus di ambil. Kalo tidak bisa infeksi dan tersumbat maka akan menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius.

Waktu di suruh operasi, Pak Abink langsung melancarkan usaha negosiasi. Tapi tidak berhasil. Setelah diskusi panjang lebar dengan dokter, diputuskan untuk melakukan USG. Untuk memastikan perlu tidak nya operasi.

Sambil menunggu giliran USG, Pak Abink dipindah dari emergency department ke Ward 16. Ward 16 itu ruang rawat inap bagi pasien. Satu kamar berisikan enam orang. Mirip bangsal yang ada di Indonesia. Tapi jauh lebih bersih dan nyaman. Sambil menunggu, rupanya pain killer nya mulai bereaksi, rasa sakit mulai berkurang dan Pak Abink sudah mulai bisa tidur. Karena sudah mulai bisa beristirahat, Bu Abink balik dulu kerumah. Karena Alia dirumah sama mama dan bubub.

Sekitar jam 9 an, Pak Abink mendapat giliran USG dan hasil USG memang menyimpulkan bahwa harus dilakukan operasi. Oleh dokter ditanyakan apakah Pak ABink eligible dengan NZ health system? Karena bukan resident maka Pak ABink tidak eligible. Tetapi karena international student maka Pak Abink di jamin oleh asuransi. Segera staff rumah sakit mengurus asuransi. Sekitar jam 3 sore staff tersebut mengabarkan bahwa asuransi mengcover seluruh biaya operasi dan operasi bisa segera dilakukan. Tetapi karena hingga malam hari ternyata “theatre” untuk operasinya penuh maka operasi di tunda hingga keeseokan harinya.

hospital1

Keesokan harinya, sekitar pukul 11 pagi operasi dilakukan. Ada bu Abink dan Bubub yang menemani di rumah sakit, walaupun tidak boleh masuk ke ruang operasi. ALhamdulillah operasi berjalan lancar. Setelah sadar kembali, pak Abink dibawa kembali ke ruang perawatan. Luka operasi hanya berbentuk 3 sayatan kecil di perut. Keesokan harinya, Pak Abink sudah diperbolehkan pulang.

hospital2

Banyak pelajaran yang kami ambil dari pengalaman ini. Sakit, masuk rumah sakit memang tidak menyenangkan. Tapi kita harus bisa mengambil hikmah dari kejadian itu. Saat itu ALhamdulillah ada Mama dan Bubub di NZ, Alhamdulillah kami di cover asuransi, jadi tidak harus bayar apapun. Bahkan kontrol ke dokter pasca operasi pun gratis dan sejak saat itu kami jadi lebih peduli kesehatan.

with Bubub
with Bubub

6 Comments Add yours

  1. Peace pak Abink, semoga lekas pulih yaa😉 .

    Like

    1. Makasih mba… ALhamdulillahs ekarang udah sehat si bapak Abink nya🙂

      Like

  2. rintadita says:

    yang kedua-nya belom diceritain mas😀
    Semoga sehat terus semuanya ya Pak Abink dan keluarga

    Like

  3. nyonyasepatu says:

    semoga sehat2 trusss yaaaa. amin

    Like

    1. Aamiin.. Thanks mba…🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s