Ditabrak, Bukan Menabrak

Posting kali ini adalah cerita dari Kai Roben tentang musibah yang kami alami di bulan Februari lalu. Cerita ini hanya sebagai pengingat agar kami tidak lupa bersyukur. Maha besar Allah yang menjaga kami…

———

Pagi tadi, Dr Ananda SH minta agar apa yg diceritakan kpd bpk, detil kronologinya ceritakan juga ke ibunya. Inilah kronologinya.

Satu atau dua minggu sblm ujian lisan keluarga Hussein nggak ke-mana2 krn sibuk belajar utk mempertahankan thesis. Maka, pd Rabu, 6 Febr, lepas zuhur pak Abink ajak keluarga ke Chipmunk Playland & Cafe di Christchurch, sekitar 30 km dr desa Lincoln tempat tinggal mereka. Tetapi karena Chipmunks playland sedang tutup  (hari itu adalah hari libur Waitangi Day di New Zealand) maka Pak ABink memutuskan untuk pergi ke salah satu resto fast food yang menyediakan area bermain anak-anak sambil bersantai menikmati secangkir kopi atau es krim. 

Pulangnya sekitar pkl 4 pm waktu setempat, ketika akan masuk melewati salah satu tikungan di jalan Birchs Road, Desa Prebbleton, kurang dari 10 km Desa Lincoln, tiba-tiba saja dari arah depan dengan sangat kencang Harley Davidson (HD) melewati batas garis pemisah jalan dan berada di jalur Nissan Sunny  pak Abink (buatan thn 2004).
Dalam seper-sekian detik HD itu menabrak sisi kanan Nissan Sunny. Dapat dibayangkan bagaimana cepatnya HD itu dan bagaimana kerasnya tumbukan itu, hingga as roda depan kanan Sunny patah, bannya terpisah dari badan mobil, dan mobil berputar 180 derajat. Pengendara HD dan yang dibonceng terlempar hingga 30 meter.
Untungnya keluarga pak Abink semua pake safety belt, termasuk Alia yang duduk di belakang Pak ABink car-seat nya terpasang dengan sempurna; dan Nissan Sunny yang 3 tahun lalu dibeli dgn harga hanya NZD 6.000 (Rp 40 jt)  kedua airbagsnya bekerja sempurna. Dlm keadaan mobil berasap, Dita cepat bereaksi (dasar memang Dita wanita yg tegar), segera keluar mobil dan menarik keluar Alia yg duduk di belakang sembari teriak supaya pak Abink segera keluar. Pak Abink yg lagi bengong & kesakitan pada kaki kanan & tangan kanan segera mencoba membuka pintu, tapi macet. Melihat Pintu mobil tidak bisa dibuka dan mobil sudah mengeluarkan asap dan bau tidak sedap, Dita berteriak-teriak panik, minta tolong. Tapi, tidak ada seorangpun yang mendekat ke mobil untuk memberi pertolongan (membantu membuka pintu mobil agar Pak ABink bisa keluar). Hanya seorang Ibu yang berteriak bahwa dia sudah menghubungi pemadam kebakaran, polisi dan ambulance. 

Sementara, Pak Abink masih terus mencoba membuka pintu sebelah kanan tapi gagal. Tersadar, segera pak Abink merangkak keluar melalui pintu kiri Sunny. Muka dan hidungnya (luka kecil) berdarah terkena pecahan kaca, berjalan pincang. Seorang ibu2 berumur, si pengendara mobil yg tepat berada di belakang Nissan Sunny omong dgn Dita & pak Abink: “Don’t worry …..anda benar kok karena saya melihat dia mengambil jalan kita”.
Para pengendara mobil di belakang kendaraan yg bertabrakan itu segera menolong & menelpon petugas.  Tidak lama datang polisi, ambulan, dan helikopter. Pengendara HD yg luka parah dibawa helikopter, dan keluarga Hussein naik ambulance, semuanya dibawa ke RS Christchurch. Belakangan diketahui yg dibonceng meninggal, dan si pengendara HD kaki kanannya diamputasi, tangan kanan patah. Alhamdulillah Dita & Alia selamat tanpa ada luka dan boleh pulang malam itu juga, hanya pak Abink kaki kanan sekitar mata kakinya retak, harus bermalam di RS. Kakinya kemudian digips.
Berita terakhir dari koran lokal, The Star Christchurch, polisi sedang menunggu hasil tes darah untuk menentukan apakah alkohol yg menjadi faktor penyebab kecelakaan itu.
Ya Allah, telah engkau lindungi anak-anak & cucu kami dari mara bahaya. Terima kasih ya Allah, berkat kehendakMu keluarga Hussein selamat. Ya Allah, berikan yg terbaik utk yg meninggal, segera sembuhkan pak Abink & si pengendara HD itu dari sakitnya.
Pengalaman yg dapat dipetik dari penuturan Pak Abink adalah:
1. Sebaiknya sebelum jalan/keluar rumah, tunaikan shalat, berdoa semoga terhindar dari segala mara bahaya
2. Walau tidak nyaman, selama dalam kendaraan, apalagi ke luar kota, pakailah safety belt, baik duduk di muka maupun di belakang.

(Story by: Kai Robensjah Sjachran)

14 Comments Add yours

  1. rintadita says:

    Ya Allah, merinding bacanya…..semoga kita semua selalu dilindungi Allah….aamiin

    Like

    1. Aku juga kalo lewat jalan itu masih kebayang-bayang, Dito…. Mudah2an dito juga selalu dalam lindungan Allah yaa🙂

      Like

  2. nh18 says:

    Semoga kita semua terhindar dari mara bahaya …
    dan semoga kejadian ini tidak terulang lagi …
    dimanapun kita berada

    salam saya

    (komentar perdana nih )

    Like

    1. aamiin,,, Terimakasih Om Trainer🙂

      Like

  3. God is good yah pak. Semoga kita semua terhindar dari marabahaya. Amin

    Like

    1. Indeed, mbak Jesicca.. aamiin🙂

      Like

  4. nyonyasepatu says:

    duhh…….thanks yaa udah sharing ini🙂

    Like

    1. Samasama mbak.. thanks udah mampir juga🙂

      Like

  5. Fascha says:

    astaga mbak, aku merinding bacanya …. :S

    Like

    1. Saya juga masih suka merinding mbak kalo inget hehehe…🙂

      Like

  6. Arman says:

    ya ampun…
    moga2 gak ada kejadian2 kayak gini lagi ya…

    Like

    1. Aamiin…. thanks Mas Arman..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s