Negara Menuntut, Kami Mengikhlaskan

Sharing tulisan Kai Roben yang kedua setelah cerita pertama, biar tuntas ceritanya dan lagi-lagi agar kami tak lupa bersyukur.

————

Hari ini, sekitar pukul 16.00 Wita siang tadi, Pak Abink berkabar: kembali didatangi polisi di rumah. Ini kelanjutan dari eksiden kendaraannya ditabrak Harley Davidson di sekitar Birchs Rd, desa Prebbleton, distrik Selwyn, Canterbury, NZ (sekitar 10 menit sebelum masuk desa Lincoln) yang menyebabkan satu orang meninggal seketika di tempat, dan kaki si pengendaranya diamputasi dan tangan kanannya hingga bahu patah.

Sang polisi pada dasarnya mengatakan bahwa Pak Abink adalah sudah jelas sebagai korban dalam tabrakan fatal tersebut. Oleh karena itu polisi hendak meminta ketegasan: apakah Pak Abink mau menuntut ganti kerugian kepada si pengendara atas kecelakaan yang diakibatkan kelalaian si pengendara Harley itu. Sebabnya, bila… Pak Abink menuntut, maka mewakili publik, Negara (NZ) akan menuntut si pengendara dengan tiga (3) tuduhan.

Tuduhan pertama, si pengendara telah melanggar aturan lalu lintas dengan berkendaraan jauh di  atas kecepatan yang sudah ditentukan. Menurut catatan polisi, speedometer HD terhenti di angka 119 km/hr.

Tuduhan kedua, akibat ulah si pengendara  menjalankan HD dengan kecepatan tinggi mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain (teman yang diboncengnya).

Dan tuduhan ketiga, telah menyebabkan kerugian atas fraktur tulang yang dialami Pak Abink dan kerusakan mobil milik Pak Abink.

Setelah berunding dengan isteri, pak Abink akhirnya menegaskan kepada bapak polisi bahwa apabila pihak asuransi telah mengganti kerugian atas kerusakan mobilnya, Nissan Sunny 2004, maka dirinya tidak menuntut apapun kepada si pengendara Harley. Pertimbangannya adalah: satu, dalam kecelakaan mengerikan tersebut anak dan isterinya selamat tidak ada kurang suatu apapun; kedua, kecelakaan atas fraktur tulang kaki kanan sekitar mata kaki tidak menimbulkan kesakitan/kecacatan berarti, dan ongkos-ongkos berobat dicover asuransi; dan ketiga, eksiden itu dianggap sebagai suatu kehendak Allah yang harus diterima secara ikhlas; serta pertimbangan yang terakhir adalah, si pengendara sudah cukup banyak mengalami musibah dan cobaan. Sudah diamputasi, patah tangan pula, belum lagi rehabilitasi paska kecelakaan, ditambah lagi akan menghadapi tuntutan negara atas kelalaiannya.

Jadi, karena pak Abink tidak menuntut, si penunggang Harley “hanya” akan menghadapi dua (2) tuntutan dari negara. Hikmah yang dapat diambil dari info Dr Ananda adalah: setelah 3 tahun tinggal di New Zealand, dan sebelumnya hampir 2 tahun di Australia, atau 5 tahun tinggal di negara dengan budaya Barat, ternyata Pak Abink tidak meninggalkan nilai-nilai kehidupan muslimnya; dan yang menggembirakan, masih tinggi rasa kemanusiaannya.  Ada dua alasan yang mendukung pendapat itu, pertama: Ia dan keluarga merasakan bahwa semua eksiden itu sebagai kehendak Allah Swt yang tidak dapat dihindari, kita harus berserah diri kepadaNya, ikhlas dan tawakkal. Kedua: ia menganggap sudah cukup “balasan” yang diterima si pengendara Harley. Sudah hilang kaki dan patah tangan, masih dituntut Negara untuk bertanggung jawab atas kelalaiannya, belum lagi menghadapi masa depan kehidupannya. Pasti kehidupannya tidak akan sama seperti sebelumnya.

(Cerita oleh: Kai Robensjah Sjachran)

5 Comments Add yours

  1. Fascha says:

    mudah2an pak Abink selalu diberkati Allah ya mbak karena udh memaafkan si pengendara HDnya

    Like

    1. Aamiin.. makasih doanya mb.. abis kesian juga mbak, kata pak polisinya dia bakal dihukum kerja sosial juga, dan hidupnya pasti bakal sangat berubah dengan satu kaki..

      Like

  2. nyonyasepatu says:

    semoga semuanya gak kenapa2 deh🙂 bingung mau kaish komen gimana hiks. Yang paling penting juga semua sehat ya hehe.

    Like

    1. aamiin..aamiin… semoga sehat2 juga ya mb noni🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s