Academic Trip: Kuala Lumpur – Kuantan (2)

Sehari di Kuala Lumpur kami habiskan cuma untuk jalan-jalan santai di sekitar hotel dan reunian dengan teman lama, ditutup dengan lunch istimewa di Nando’s.

Ambil koper di hotel, langsung nyari taksi untuk lanjut ke bandara. Waktu sopir taksinya tau kalau kami mau ke Kuatan, dia bilang kalau ke Kuantan mending naik mobil aja, paling 3 jam juga nyampe.. hehehehe… Kita emang udah niatin naik pesawat aja ke Kuantannya, walaupun terbangnya cuma 45 menit 🙂

Sampai Kuntan, kami dijemput teman kuliah waktu di Lincoln dulu, yang kebetulan tinggal di Kuantan dan beliau juga jadi panitia conference yang kami hadiri. Setelah makan malam, Langsung diantar ke hotel untuk istirahat. Di Kuantan kami nginap di SwissBell Garden Resort Hotel, tempat diadakannya conference. Sengaja pilih di situ biar deket sama tempat conference dan kebetulan hotelnya punya akses langsung ke pantai. Ditambah lagi playground dan kolam renang anak-anak nya cukup luas, walaupun, bangunan dan interior kamarnya udah keliatan tua..

kuantan 2

Sebenernya saya dan bapak Abink punya jatah masing-masing satu kamar, tapi karena nggak pengen ‘pisah ranjang’ dan Alia masih nggak mungkin bobok beda kamar sama kami, jadi saya minta satu kamar aja buat kami, tapi minta upgrade ke family room 🙂 Sebelum berangkat, urusan upgrade kamar sebenernya udah beres lewat email. Tapi nggak tau kenapa waktu kita check in, kamar yang dijanjikan belum siap. Jadilah kami dikasih dua kamar, dan dijanjikan untuk pindah ke family room besoknya. OK deeehh….

Hari ke-2 di Kuantan, diisi oleh conference seharian. Di acara pembukaan dan sesi hari pertama ini kami sengaja ajak Alia karena nggak pengen absen, tapi saya ngalah, duduk di belakang aja nemenin Alia. Pas break makan siang, kami sengaja nggak makan di tempat conference karena pengen liat-liat kota Kuantan sekalian makan siang di luar aja. Akhirnya pesen taksi, muter kota Kuantan. Kuantan ini kota pantai di Pahang. Feel nya kayak di Banjarmasin. Ya panasnya, ya suasanya, mirip Banjarmasin. Cuma memang kota Banjarmasin keliatan lebih gede dan lebih rame kotanya.

Setelah puter-puter kota, trus diantar sama pak sopir taksi nya ke East Coast Mall, mall terbesar di kuantan untuk makan siang. Cari-cari foodcourt nggak ketemu, akhirnya kami pilih makan di warung ayam aja, mesen 2 paket Nasi Ayam yang ternyata enaaaakk dan lengkap banget. Nasi ayam Hainan ini juga favorit bapak Abink setiap ke Singapore/Malaysia, selain es Bandung 🙂

kuantan7

Setelah makan siang kami langsung balik ke hotel lagi untuk ikut conference sesi selanjutnya. Kebetulan saya dan Bapak Abink kebagian presentasi di sesi terakhir conference hari pertama ini. Saya dan bapak Abink di track yang sama, dan Bapak Abink didaulat sebagai chair person di sesi ini. Karena kami presentasi di sesi yang sama, jadilah Alia harus ikut lagi ke dalam ruangan conference. Begitu kami masuk ruangan semua langsung liat ke Alia dan bilang kalau Alia adalah peserta termuda di conference ini 🙂 Lagi-lagi saya memilihkan tempat duduk paling belakang untuk Alia, dan saya menemani disebelahnya. Untungya lagi conference kit-nya ada highlighter warna-warni yang bisa Alia pakai untuk gambar dan mewarna. Alhamdulillah selama conference dan selama bapak Ibu nya presentasi Alia nggak rewel, dan nggak ribut sama sekali. Malah dia inisiatif untuk foto-fotoin saya pas presentasi 🙂

kuantan3

kuantan8

Hari ke-3 di Kuantan, setelah subuh kami langsung ke pantai.. main-main sebentar trus lanjut sarapan. Tapi ternyata setelah sarapan, Alia nagih ke pantai lagi. Ya udah deh, akhirnya saya nemenin Alia main di pantai dan terpaksa absen di sesi terakhir conference. Sementara bapak Abink lanjut conference, saya nemenin ALia main pasir lanjut berenang di kolam renang. Pantainya menurut saya biasa aja, tapi sepiii dan ombaknya nggak besar, enak buat main. Cuma panasnya itu lohh bikin nggak kuat main lama-lama..

kuantan5

Setelah puas main di pantai, saya cuma main di sekitar hotel berdua Alia karena bapak Abink ada undangan untuk ngasih kuliah tamu di University Malaysia Pahang (UMP). Karena conference sudah slesai dan bosen juga stay di hotel, akhirnya saya ajak Alia nge-mall lagi 😀 dan janjian sama bapak Abink di East coast mall (lagi). Karena udah makan siang di hotel, jadilah kami cuma beli manisan aneka buah buat saya, dan es krim buat Alia.

kuantan 4

Hari ke-3 Malamnya, kami janjian sama beberapa teman kuliah di Lincoln yang sekarang tinggal di Pahang untuk makan malam bareng.

Kuantan1
Photo courtesy of kak Maz

Malam terakhir kami di Kuantan terasa spesial, selain karena dinner pakai menu spesial, tapi juga karena makannya rame-rame sama teman dan tetangga di Lincoln dulu.

Perjalanan ke KL dan Kuantan kali ini walaupun cuma sebentar, memang kami niatkan untuk conference, jalan-jalan keluarga dan menyambung silaturahmi dengan kawan lama. Alhamdulillah semua tercapai 🙂

 

Advertisements

Academic Trip: Kuala Lumpur – Kuantan (1)

Di bulan Oktober lalu, saya dan bapak Abink berkesempatan menghadiri dan berpartisipasi di Internasional conference di Kuantan, Malaysia. Ceritanya, ini conference perpisahan sebelum saya lulus dari Lincoln University. Sengaja cari yang deket rumah karena research budget udah menipis dan nggak kepengen nombok hehehhe..

Academic trip ke Kuantan kali ini agak luar biasa, karena kami bawa anak kecil. Iya, Alia ikut nemenin bapak ibunya conference. Awalnya ragu sih, bawa anak kecil ke conference. Tapi setelah tanya sama panitia dan bikin beberapa kesepakatan sama Alia, akhirnya kami putuskan untuk ajak Alia.

Persiapan pergi kali ini memang agak lebih ribet karena saya dan bapak Abink dibiayai oleh instansi yang berbeda, ditambah Alia yang harus bayar dari kantong pribadi. Proses beli tiket, sinkronisasi penerbangan dan tempat duduk perlu effort sedikit 🙂 tapi ya udah lah ya, karena udah diniatin jadi ya dijalani aja. Toh tinggal angkat telepon dan buka internet 🙂

Karena bawa Alia, kita sengaja nambah 2 hari dari jadwal konferens untuk santai-santai. Sebenernya kami nggak menjadwalkan kemana-mana selama di Kl dan Kuantan kali ini. Niatnya cuma untuk conference sekaligus refreshing bertiga. Jadi ngapain aja kita selama di KL dan Kuantan?

DAY 1. KL – Suria KLCC Mall, Bukit bintang & Mini Reunion

Kami berangkat pakai pesawat pagi dari Surabaya ke KL. Sampai di KL,langsung naik taksi ke Dorsett Regency Kuala Lumpur. Alhamdulillah udah bisa langsung cek in. Abis cek ini, kami langsung cuss jalan-jalan ke sekitar bukit  bintang, cari makan siang.. Males yang ribet-ribet, kami akhirnya makan di Food Republic di dalem Pavilion mall aja. Tau nggak apa yang dicari pertama kali sama bapak Abink? Dia cari es Bandung, rose syrup yang wanginya khas ituu…

Abis makan siang, ada insiden Alia mimisan banyaakkk banget, sampe  agak panik karena mimisannya nggak brenti-brenti. Cuaca hari itu memang panasss banget, ditambah capek dan minum es bandung. Akhirnya istirahat bentar di dalem mall, sambil nyusun rencana selanjutnya. Biar nggak terlalu capek, akhirnya kita putuskan untuk ke toko buku Kinokuniya di Suria KLCC mall siang itu naik GO-KL. GO-KL ini free bus yang berhenti dibeberapa titik. Untuk ke Suria KLCC mall, naik yang  green line. Halte GO-KL ini di sekitar  Pavillion mall aja, jadi kami nggak perlu jalan jauh lagi.

Abis hunting buku, kami jalan-jalan aja di dalem mall, dan minum es Bandung lagi 😀 tapi kami nggak lupa untuk poto-poto narsis ala tourist di petronas twin towers juga.. Sayang hari itu KL ditutupi kabut asap yg cukup tebal 😦

KL3

Selain jalan-jalan santai dan hunting buku, agenda kami hariitu adalah ketemuan sama salah satu temen Bapak Abink sewaktu kuliah di Lincoln dulu. Kami janjian di salah satu spot dekat hotel, di Bukit Bintang. Karena waktu janjian uda makin dekat, kami segera naik GO-KL green line untuk kembali ke Bukit Bintang.

KL1

Setelah makan malam, reunian di lanjut di lobby hotel, karena Alia udah capek dan butuh istirahat 🙂

KL4

DAY 2 KL-

Di hari ke-2 ini, kami rencana jalan-jalan sebentar trus lanjut berangkat naik pesawat ke Kuantan setelah makan siang. Karena nggak begitu jauh dari bukit bintang, kami memutuskan untuk ke Central Market (Pasar Seni) aja. Naik GO-KL lagi, tapi yang purple line.

KL5

Sampe di pasar seni, muter-muter bentar trus lanjut naik ke lantai atas ke 3D Illusion Art Museum. Di 3d museum ini ada sekitar 36 foto plus satu ruangan untuk muter film 3d tentang binatang dimana kita bisa “main” bareng bintang-binatang itu. Lumayan seru sih foto-foto di sana.. Alia juga happy banget..

KL6.jpg

KL7

KL8

KL9

Karena waktu nya udah mepet harus brangkat ke bandara untuk lanjut ke Kuantan, kami segera balik ke bukit bintang dan ngeliat ada Nando’s , resto ayam kesukaan kami waktu di Christchurch. Akhirnya diputuskan makan siang dulu di nandos, ambil koper ke hotel, trus langsung lanjut naik taksi ke bandara. Ada yang udah nggak sabar mau main pasir di pantai Kuantan 🙂

Alia & Ibu : Movie Date

Udah dari berhari-hari yang lalu si anak kecil ngajakin nonton film di bioskop. Zootopia. Setiap ngeliat iklannya di TV, si anak kecil selalu minta nonton.

Alia : ” Ini kan udah Februari, Ibu.. kapan kita nonton Zootopia”

Ibu : “Iya nanti ya kak, kalau ada waktu dan ada rejeki kita nonton ya”

Alia : “Janji yaa..”

Akhirnya, kemaren abis jemput Alia ekskul nari di sekolah saya sengaja bawa sandal Alia di mobil. Tadinya mau ajak Alia nge-date berdua makan es krim aja, tapi di jalan kepikiran pengen bikin surprise kecil buat Alia. Sengaja minggirin mobil bentar, trus browsing bioskop mana yang lagi muter film Zootopia, sekalian liat jam tayangnya. Ternyata ada yang main jam 3.15, saya pikir cukuplah waktu untuk ngejar sebelum jam 3.15 sampe sana.

Waktu Alia dikasih tau kalau kita mau nonton Zootopia berdua hari ini, dia seneng banget.. Walaupun dengan catatan dapet parkir, dapet tiket dan ada beberapa kesepakatan kecil sama Alia 🙂

Sampe sana, Alhamdulillah dapet parkir. Tapi, pas mau beli tiket ternyata saya salah liat jam tayang, film nya bukan jam 3.15 tapi jam 13.15. Duh, udah telat banget berarti! Ada lagi baru jam 5 an. Tadinya saya bilang ke Alia nggak usah nonton hari ini. Tapi ALia pengen banget nonton, dan karena udah nyampe tempatnya juga dan Alia oke aja untuk nunggu sekitar 2 jam an, ya udah lah kita beli tiket yang jam 5 itu. Sembari nunggu, kita makan siang dulu di resto fast food favorit anak-anak. Heran juga saya kemaren Alia mesen fish burger plus kentang dan milo, dimakan sampe abis…. Biasanya Alia selalu nyisa kalau makan burger, apalagi pake kentang goreng..

Abis makan, kita mau sholat Ashar di masjid besar depan gedung bioskopnya. Tapi mendungnya gelap banget, takutnya ujan trus nggak bisa balik ke gedung bioskopnya. Tapi Bismillah aja, nyebrang lewat Alun-alun Malang ke Masjid Jami’ yang sungguh adem itu.. Abis sholat kita buru-buru nyebrang lagi ke mall tempat gedung bioskopnya. Sebenenrya Alia minta nunggu nya di Alun-alun aja, sambil liat burung katanya. Tapi karena mendungnnya udah menggantung jadi dia oke aja, waktu saya bilang tunggu di mall aja. Daripada nggak jadi nonton ya Kak?

12814539_10207192553065519_2310788192682237127_n
Masjid Jami’ Malang (foto diambil beberapa minggu yg lalu) 

 

10660125_10207192553745536_9048908420697895865_n
Alun-alun Malang (foto diambil beberapa minggu yg lalu)

Film nya masih sekitar sejam setengah lagi. Kita nunggu di Lounge gedung bioskopnya sambil nyeruput ice green tea latte berdua. Main tebak-tebakan, main orang-gajah-semut, becanda-becanda, cerita-cerita.. Bener-bener berasa nge-date nya 🙂 Alia sama sekali nggak rewel (walaupun nanya jam tiap 5 menit sekali).

Akhirnya, pas pintu theater udah dibuka, kita cepet2 masuk ke dalem, dan begitu film dimulai, si anak kecilnya langsung asik nonton sambil ngemil popcorn. Trus film nya gimana? Film nya bagusss pake banget! Kata ALia, dia paling suka part yang pas Nick the Fox jadi liar. Trus part yang paling lucu menurut Alia adalah part yang ada Sloth-nya 😀 Besokannya Alia langsung minta search di yutub tentang Sloth, the slowest mammal on earth.

Intinya, nggak rugi nge-date berdua Alia kemaren. Walaupun capek, tapi semua terbayar. Anaknya senang, Ibu nya happy.. Bapaknya? Bapaknya kebagian cerita dan foto-fotonya aja plus ngeluarin duitnya 🙂

Lebaran Kali Ini (2015 M/1436 H)

Selamat lebaran, selamat idul fitri buat semua… Mohon maaf kalau ada sala-salah kata dan prasangka. Semoga Ibadah ramadhan kita diterima Allah SWT dan dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya. Aamiin…

Lebaran kali ini masih sama seperti lebaran lima tahun sebelumnya, saya merayakan jauh dari kampung halaman. Lebaran di New Zealand lagi, yang berarti ini tahun ke-6 saya lebaran di NZ. Bedanya, kalau tahun lalu Bapak Abink dan Alia ada rejeki berlebaran ke NZ, tahun ini kami lebaran masing-masing.

Tahun ini, karena merasa bakal jadi lebaran terakhir di NZ, saya benar-benar menikmati suasana ramadhan dan lebaran di sini. Walaupun sahur dan buka puasa seadanya ala anak kos dan shalat tarawih di Musholla sederhana di kampus, rasanya tetap nikmat..

Jamaah Putri Sholat Idul Fitri di Musholla Lincoln University
Jamaah Putri Sholat Idul Fitri di Musholla Lincoln University

Cuma malam takbirannya aja yang berasa sepi banget di sini.. Selama 6 kali ramadhan di sini, saya cuma ngalamin satu kali malam takbiran yang mirip di Indonesia. 2 tahun yang lalu, waktu komunitas muslim Malaysia masih banyak di Lincoln, kami muslim dari Indonesia bergabung dengan komunitas pelajar muslim Malaysia untuk takbiran bareng di Musholla. Rasanya mak-nyess banget waktu itu..

Tahun ini, di hari terakhir puasa saya pergi jalan-jalan dan pulangnya sengaja mampir ke Masjid AnNuur di kota untuk shalat maghrib, isya sekaligus takbiran. Abis sholat Isya berjamaah, saya iseng nanya sama Aunty-aunty orang Mesir apa ada takbiran di masjid Annur? Kata beliau bakal ada takbiran, bentar lagi… Seneng banget saya… Ternyataa takbirannya cuma dibaca sekali doang…. satu putaran takbir, terus udah… Kecewa sih, tapi ya sudahlah ya 🙂 Alhamdulillah bisa takbiran walaupun cuma sebentar..

Masjid AnNuur Christchurch
Masjid AnNuur Christchurch

Di hari lebaran, teman-teman pelajar di Lincoln dan beberapa dari Canterbury shalat Iedul Fitri di musholla kampus, dilanjut dengan sarapan bersama di rumah salah satu teman. Jangan bayangkan kami sarapan sereal, atau roti a la bule yaa… Kali ini sarapannya istimewa: lontong sayur, rendang, opor, gulai kambing, sampai pempek pun ada!

lebaran 2015Puas sarapan dan haha hihi bareng teman-teman student, kami lanjut berkunjung ke Rumah keluarga Pak lilik dan Bu Nina, dan lanjut lagi ke rumah keluarga Pak Rob dan Bu Yanti. Bu Nina dan Bu yanti ini jago banget masaknya, dan mereka baik-baik banget selalu buka rumah mereka untuk disinggahi selama lebaran. Makan siang di sana masih menu khas lebaran, ditambah tiramisu, tape ketan item + lemang, brownies, kue nastar, kastengel, lengkap lah pokoknya, semua enak! Selain untuk makan-makan, saya juga sengaja menyempatkan diri berkunjung untuk pamit karena tahun ini inshaaAllah bakal jadi lebaran terakhir di NZ. Sekalian silaturahim sama teman-teman Indonesia lainnya yg biasanya juga berkumpul di rumah beliau.

Intinya, lebaran kali ini tetap spesial, walaupun perasasaan lagi campur aduk antara seneng karena tahun depan insyaaAllah bakal lebaran di rumah, tapi sedih juga karna harus meninggalkan New Zealand sebentar lagi. Jadi inget kata seorang teman, hidup dan beribadah di belahan negeri manapun sama aja, karena bumi ini adalah buminya Allah.

Hanmer Springs

Long weekend kemarin Alia bareng keluarga besar bapak Abink jalan ke Jogja.. Mama saya pergi ke Bandung, trus bareng keluarga kakak saya jalan ke Jakarta. Saya? Ngerem aja di ofis, karna buanyaakk kerjaan #curcol. Untuk mengobati rasa rindu jalan-jalan, mending sekarang pasang foto-foto pas jalan bareng temen-temen bulan lalu aja ah.. Mudah2an yang baca masih belum bosen liat foto-foto pemandangan di NZ ya.

Awal April lalu saya bareng beberapa teman student Indonesia di Lincoln jalan-jalan ke Hanmer Springs. Hanmer springs ini tempatnya nggak terlalu jauh dari Lincoln, cuma sekitar 2,5 jam aja naik mobil. Desa kecil yang selalu rame dengan orang-orang yang pengen berendam air panas. Terutama kalo lagi liburan pasti rame banget desa ini.Tempat berendam nya kata saya sih keren, tiap kolam ada keterangan suhu airnya. Jadi, kita bisa pilih mau berendem di kolam yang panas banget, panas biasa, atau yang anget-anget tai ayam kuku aja. Trus, ada kolam arusnya juga, walaupun nggak terlalu gede, tapi lumayanlah untuk main-main pake ban atau pelampung. Di sini, kolam-kolamnya nggak semua di bangun kayak kolam renag modern, tapi ada beberapa kolam yang dibikin alami aja, jadi kayak kita berendem di sungai, bisa duduk-duduk di atas batu. Mereka sebutnya rock pool. Kalau nggak mau berendem bareng banyak orang, bisa juga sewa private pool. Tapi inget, di Hanmer Spring orang dateng untuk berendam ya, bukan untuk berenang, jadi memang dilarang berenang di sana.

Sebenernya kalo nggak mau berendem, di hanmer spring juga bisa naik quad bike, semacam ‘becak-becak fantasi’ yang sepet booming juga di Indonesia itu looh.. Atau, kalau yang suka tantangan bisa juga coba jet boating, rafting atau bungy jumping, atau jalan-jalan aja naik ke atas bukit untuk liat pemandangan dari atas. Atau kalau winter bisa main ski juga di Hanmer Springs.

Kali ini, saya nggak berendam, cuma jalan-jalan aja di sekitar situ, kebetulan pas ada pasar kaget di deket tempat pemandiannya, trus jalan lagi ke taman, ngasih makan bebek. Trus duduk-duduk aja, sambil makan es krim sambil nunggu temen-temen yang pada berendam.. Terus pulang deh….  Tapi saya menikmati banget pemandangan sepanjang jalan.. Perbukitan.. kadang ijo, kadang coklat, kadang banyak sapi kadang ketemu domba.. Lewat perkebunan anggur, sungai, padang rumput… Subhanallah.. Monggo di intip sedikit foto-foto di Hanmer Springs Village dan sepanjang perjalanan.

SONY DSCSONY DSC SONY DSC  SONY DSCSONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Liburan Lebaran Manis

10569209_335094483311903_1045622079_n

Udah sebulan lebih nggak nge-blog, walaupun udah masuk akhir bulan Syawal, saya mau bilang Selamat Lebaran dulu buat semuanya ya… Mohon maaf lahir dan batin dari kami sekeluarga..

Kalau lebaran tahun lalu saya sendirian, tahun ini saya nggak sendiri lagi karena 2 orang kesayangan datang jauh-jauh dari Indonesia untuk berlebaran di New Zealand. Sebenernya tujuan awalnya bukan untuk lebaran siih.. Tapi Bapak Abink lagi ada join research dan tugas lain yang mengharuskan untuk datang ke New Zealand. Karena kebetulan waktu kosongnya pas libur lebaran, jadilah sekalian merayakan lebaran di NZ. Jauh-jauh hari setelah tau bapak ABink bakal ada tugas ke NZ, saya udah nitip pesen kalo saya pengen Alia diajak juga.. Awalnya agak ragu sih ngajak Alia karena kami (saya dan bapak Abink) sama-sama punya agenda kerjaan. Setelah menimbang-nimbang akhirnya diputuskan Alia diajak ke NZ dengan beberapa konsekuensi yang sudah kami sepakati bersama.

Sebulan sebelum berangkat ke NZ, Alia udah mulai itung-itung hari, sambil merencanakan kepingin ketemu siapa aja di NZ (tentunya sahabat-sahabat nya di Kindy dulu). Dan setiap dia minta saya pulang ke Malang, saya selalu bilang “kan Ibu tunggu kk Alia mau ke Lincoln dulu..” dan itu berhasil bikin dia jadi hepi lagi 🙂

Nungguin orang-orang tersayang yang mau dateng memang bener-bener bikin semangat, happy, deg-deg an sekaligus lapar mata dan menguras dompet. Kenapa? Karena sebelum mereka datang saya memang niat mau beli baju-baju hangat buat Alia karena baju2 hangat ALia dulu udah nggak muat dan udah dihibahkan juga. Tapi setiap keluar dari toko anak-anak, adaa aja bonusnya 🙂 Buat bapak ABink gimana? Buat bapak Abink nggak perlu beli karena jaket n thermalnya masih lengkap.. Cuma perlu nambah beli kaos kaki dan kaos tangan aja.

Di hari mereka datang, saya dibantu seorang  teman baik untuk jemput mereka dan kemudian nginep di rumah teman tersebut selama 2 minggu. Nginep di rumah keluarga yang luar biasa baiknya ini bikin kami merasa beruntung punya teman/saudara walaupun jauh dari kampung halaman. Terimakasih ya mas, mbak…. You know who you are!

Hari lebaran di NZ tahun ini diumumkan secara mendadak. Kok iso? DI sore hari tanggal 27 Juli beberapa umat muslim sudah pergi untuk melihat hilal tapi belum terlihat. Jadi diumumkan bahwa lebaran di NZ bakal jatuh di tanggal 29 (bukan 28). Tapi ditengah malam, ternyata pengumuman itu direvisi dan ditetapkan lebaran jatuh tanggal 28. Bahkan ada beberapa teman yang nggak tahu kalau ada revisi pengumuman itu heheheh….

Lebaran1

Kalau tahun-tahun sebelumnya kami sholat ied di kota, tahun ini warga muslim di Lincoln juga mengadakan sholat idulfitri di mushala kampus. Karen kami nggak punya kendaraan, jadi kami memang sudah berniat untuk sholat di kampus aja. selain itu, saya ada janji meeting kerjaan nggak bisa di batalkan di hari itu. Karena kebetulan saya lagi nggak sholat, jadilah saya nitip Alia ke teman-teman Indonesia di sana. Nggak mungkin juga ALia ikutan ke shaf laki-laki sama Bapak Abink 🙂 Lagi-lagi saya bersyukur punya saudara yang baik-baik di sini…

Lebaran tahun ini jadi lebaran yang sangat berkesan buat saya. Setelah lebaran sendirian tahun lalu, dan menahan diri untuk nggak terlalu berharap jalan-jalan di NZ sama ALia dan bapak Abink lagi, akhirnya Allah ngasih kejutan manis di tahun ini. Menyusuri jalan yang dulu pernah kami lewati, menyusuri lapangan belakang rumah kami dulu, menemani Alia main di tempat bermain favoritnya waktu kecil, menghabiskan sore di cafe favorit kami ditemani sepotong salmon bagel dan yang terpenting, mereka ada di sini dan kami merayakan lebaran bersama. Sekeluarga!

Harta Karun dari Kampung Halaman

Camera 360

Heppii deh Sabtu lalu dapet ransum dari Indonesia berupa sambel terasi, bumbu pecel, kopi mocca pake ampas, tepung cendol dan kering tempee… Duluu di tahun 2010 waktu awal-awal kami tinggal di New Zealand kami seriing banget dapet kiriman dari Indonesia. Biasanya mama-papa saya suka ngirimin pernak pernik buat Alia dan bapak-ibu mertua bagian ngirim2 makanan. tapi lama kelamaan semakin jarang dapet kiriman dari Indonesia. Selain karena ongkos kirimnya mahal, juga karena kami sudah bisa beradaptasi dengan kondisi (terutama makanan) di sini. Jadi kangennya nggak pake “banget” atau “tingkat dewa”. Walaupun kalo dapet kiriman juga pasti bakal seneng banget..

Anyway, minggu lalu saya bukan terima paket pos dari Indonesia tapi barang2 itu dibawain sama salah satu teman saya yang lagi jalan-jalan liburan ke New Zealand. Pas dia nawarin mau nitip apa saya seneng banget.. Tapi namanya nitip harus tau diri dong yaa.. Akhirnya kepikir pengen kopi (1 renteng) sambal terasi (1 renteng) dan bumbu pecel (3 bungkus) dari Indonesia. Saya minta tolong mama saya untuk ngirimin ke rumah temen saya itu (kebetulan rumah orang tua temen saya itu deket sama tempat tinggal ortu saya). Dan hari Sabtu kemarin kami ketemuan di Hagley park. Ngobrol-ngobrol di dalem campervan yang mereka sewa sambil ngeliatin mereka beres2 dan bersih-bersih sebelum si campervan dikembalikan sore itu. Begitu mereka ngeluarin titipan dari mama…. ternyataa mama nambahin titipannya. Bukan lagi cuma kopi, sambel dan bumbu pecel, tapi juga teh naga, tepung cendol dan kering tempe kesukaan saya…. Woohooo.. Terimakasih ya mamaaa.. terimakasih juga Midha, Febri dan dd Khansa sudah bawain harta karun titipannya..

20140531_135202 (1)

Ngomong soal titip menitip, saya sudah pernah jadi pihak yang ‘dititip’ dan ‘menitip’. Dan menurut saya wajar aja ya kalau kita tinggal jauh dari keluarga dan kemudian nitip sesuatu untuk dibawa kalau ada teman yang pulang kampung. Tapi jadi nggak wajar kalau titipannya ‘nggak tau diri’. Apalagi baggage allowance untuk tiket ekonomi dari NZ ke Indonesia cuma dapet 20 kg, sepertinya kalau buat student yang mau pulang untuk ambil data, kopernya bakal penuh dengan buku, kuisioner (dan oleh-oleh). Sedangkan untuk student yang mau pulang for good karena udah slesai studinya juga bakal bawa bermacam2 barang dan oleh-oleh tentunya. Kalau ada yang nitip macem-macem bakal ngerepotin kan.. Walaupun sekarang beberapa maskapai ngasih baggage allowance 30 kg per orang, tapi ya tetep aja kalau misal harus ganti pesawat lokal di Indo juga jatah nya cuma 20kg kan.. ALhamdulillah selama ini saya nggak pernah dapet titipan yg banyak banget sampai harus mengorbankan kepentingan saya. Karena saya memang suka packing dari jauh-jauh hari, jadi sudah tau kira2 berapa banyak barang yang harus dibawa. Waktu pulang kemarin saya sudah menetapkan jatah untuk barang-barang pribadi berapa kg dan jatah untuk titipan orang lain berapa kg, dan saya terapkan sistem ‘first-come, first-served’ hahaha 🙂 Jadi mohon maaf kalau ada teman-teman yang mau nitip tapi saya tolak karena jatahnya udah penuh.

Kalau datang ke negara yang bio security nya ketat seperti New Zealand dan Australia, kita sebagai pihak yang dititip juga harus waspada sama apa yang dititipkan ke kita. Menurut saya, nggak salah kok kalau kita buka-buka bungkusan punya orang lain yang akan kita bawa dari Indonesia ke NZ (atau ke negara lain). Karena, nanti di custom, kita lah yang harus tanggung jawab terhadap apa yang ada di bungkusan itu. Pernah ada cerita, seorang teman  nitip dibawakan obat-obatan herbal dari Indonesia. Karena di NZ agak-agak parno terhadap herbal-herbal gitu, terutama kalo mengandung madu, jadilah temen yang dititip tadi harus terhambat di custom bandara NZ selama beberapa saat. Jadi merasa bersalah nggak sih yang nitip itu obat-obatan?

Jadi, apa aja sih yang boleh dibawa dan nggak boleh di bawa masuk New Zealand? Secara umum, segala macam fresh fruit and vegetable nggak boleh keluar dari bandara. Daging sapi juga nggak boleh, kecuali abon. Saya dan teman2 lain sudah sering lolos bawa abon, bumbu pecel, sambel bu Rudi, gudeg kaleng, kering tempe dan kue-kue kering. Tapi ada juga teman yang lagi apes dan abonnya nggak diijinin keluar. Trus, makanan atau obat-obatan yang mengandung madu, atau madu murni juga nggak bisa masuk New Zealand. Kemarin saya bawa tolak angin cair pun diambil sama mereka karena ada madunya 🙂 Trus, barang dari kayu juga ada aturan khusus kalau mau dibawa masuk ke NZ. Biar aman, mending barang-barang yang kita nggak yakin boleh masuk atau nggak, sebaiknya di declair aja, kasih liat ke petugasnya. Kalau kita nggak declair trus pas di scan ternyata ketauan kita bawa barang yang nggak boleh dibawa masuk, dendanya bikin sakit ati looh….

By the way, adakah dari teman-teman yang mau datang ke NZ dalam waktu dekat? Titip bawain my precious Alia sekalian bapaknya dooong 🙂

Having Fun With The Liebster Award

Award dari Eka
Award dari Eka

Pertama kalinya dapet award selama nge-blog itu rasanya (mungkin) kayak menang arisan yaa.. Untuk pertama kalinya saya dapat award dari nona cantik nan solehah, Eka… Awalnya Eka komen di blog saya dan mention tentang award ini. Langsung saya meluncur ke blog-nya Eka dan cari tau tentang Liebster award. Walaupun saya dapet PR ini udah lumayan lama, tapi baru sempet ngerjainnya hari ini secara kehidupan saya dua minggu belakangan cukup menguras tenaga dan emosi *curcol.

Ternyata, di Liebster award ini kita harus cerita 11 hal tentang diri kita, jawab pertanyaan dari Eka, bikin 11 pertanyaan untuk orang lain dan meneruskan awardnya ke 11 orang bogger lainnya. Iiihh, tau aja deh Eka kalo saya lagi jarang posting, jadi dengan dikasih Liebster award bikin saya ‘harus’ posting heheheh.. Thanks ya Ekaaa….

Ini nih PR yang harus dibikin:

  1. Post award ke blog kamu
  2. Say thanks buat yang ngasih award dan link back ke blog dia
  3. Share 11 hal tentang diri kamu
  4. Jawab 11 pertanyaan yang ditujukan ke kamu
  5. Pilih 11 blogger lainnya dan ajukan 11 pertanyaan yang ingin kamu tanyakan

Oke, kalo disuruh cerita/bikin list 11 hal (yang standard) tentang saya sih gampang yaa.. Tapi kalo 11 hal menarik tantang saya, itu susyaah…. Jadi jangan complain ya kalo bakal baca hal-hal biasa aja dari saya :

1. Anak ke 2 dari 3 bersaudara, dengan jarak 13 bulan dengan kakak, dan 13 tahun dengan adik.

2. Nikah muda di umur 23 tahun, tapi nggak pernah nyesel dengan keputusan itu.

3. Sedang menjaani LDR dengan Bapak ABink dan Alia selama setahun belakangan ini. Saya di NZ dan mereka di Indonesia.

4. Introvert. Susah mengekspresikan diri karena selalu mikir “apa kata orang”.

5. Waktu kecil suka ikut lomba-lomba ( nyanyi, baca puisi, busana muslim) tapi nggak pernah menang, paling pol cuma masuk final. #aib 🙂

6. Lagi sok bergaya hidup sehat segala cara dicoba tapi masih nggak konsisten. Saya nggak tahan godaan…..

7. Dari kecil punya cita-cita jadi guru.

8. Nggak bisa naik motor.

9. Suka warna ungu dan ijo.

10. Pengen punya kebun sayur sendiri.

11. Penakut tapi kadang nekat.

Sekarang, jawab pertanyaan dari Eka:

  1. Sejak kapan dan kenapa kalian nge-blog ? Sejak tahun 2004 atau 2005 an, buat iseng-iseng aja…

2. Sebagai blogger, apa hal penting yang kalian dapat dari nge-blog ? Dapet temen baru, refreshing baca cerita-cerita para blogger, atau ada tempat curhat kalo lagi bête.

3. Apa kegiatan (hoby) favoritmu ? Jalan-jalan bareng keluarga

4.Siapa tokoh yang kalian kagumi ?  nggak ada yg lebih sempurna dari Nabi Muhammad SAW, kan…

5. Tuliskan 3 tempat yang paling ingin kalian kunjungi ! Makkah, Swiss, Indonesia 🙂

6.Apa pekerjaan impian kalian ? Pengajar, peneliti sekaligus pengusaha. Impian harus setinggi langit kan.. 🙂

7. Apa makanan favorit kalian ? Segala macam sup dan salad.

8. Apa judul buku yang biasanya kalian rekomendasikan untuk dibaca orang lain ? Aduuh udah jarang baca bukuu  hehehe.. harry potter mungkin 🙂

9. Jika bisa mengulang waktu, apa yang ingin kalian perbaiki ? banyakk.. lumayan bandel waktu kecil

10. Tuliskan satu hal yang ingin kalian wujudkan di tahun ini ? Ngeberesin Thesis. Minimal selesai draft pertama lahh… (aamiin……..)

11. Apa hal-hal yang mengingkatkan semangat dan motivasi kalian ? Keluarga di Indonesia 🙂

11 hal tentang saya sudah di share, pertanyaan udah dijawab, sekarang tugas selanjutnya meneruskan award ini ke 11 blogger lainnya. Waduh, mau ngaku dulu, kalau saya jarang posting dan jarang blog walking. Jadi merasa semacam blogger abal-abal hehehhe… Jadi, saya bingung mau nerusin ke siapaa…  Maap ya Eka saya nggak terusin awardnya. Tapi kalo ada yang baca ini trus mau ceritain 11 hal tentang dirimu atau mau kasih award ini ke bogger favoritmu, monggo loh ya, diteruskan awardnya nggak usah sungkan-sungkan 🙂

Salam,

Ditha Ibunya Alia

Alia mau punya adek……

mom n alia

Kalau ditanya, mau punya anak berapa, sebelum punya Alia saya pengen punya dua anak. Tapi setelah Alia lahir, saya sempat kepikiran punya satu aja. Banyak temen-temen yang bilang jangan punya anak cuma satu, yang kasian anaknya lah, yang nanti jadi anak manja, yang nanti kalo kita tua nggak ada nemenin, dan sederet alasan lain. Tapi sampai kira-kira setahun lalu, saya masih nggak kepikiran mau punya anak lagi. Tapi, beberapa bulan belakangan ini saya kepengeeen banget punya bayi lagi….

Eh, tapi nggak kok, saya belum hamil lagi, walaupun udah pengen banget punya bayi lagi… Ditambah akhir-akhir ini Alia memang sering bilang kalo pengen punya adek, dan menurut guru di sekolahnya, dia ‘lumayan’ ngemong kalo sama anak yang lebih kecil di sekolah. Tapi karena pertimbangan sekolah saya yang belom slesai, dan umur saya masih lumayan muda (uhuk!), jadi kami memutuskan untuk mengajukan proposal sama Allah biar dikasih tambahan anaknya nanti dulu aja.. yaaa kira-kira 2 tahun lagi lahh… (bilang aamiin buat kami plisss…)

Sebenernya posting kali ini mau share rekaman chit-chat sama Alia beberapa hari yang lalu tentang keinginannya punya adek… enjoy!

Alia : Ibu, Alia mau punya adek.
Ibu : Iya, inshaaAllaah.. Tapi kan Alia udah punya Qiika & Kenzie (sepupu-sepupunya).
Alia : iya sih, tapi kan Alia mau adek yang bobok di rumah Alia. (Alia lagi suka ngomong “iya sihh” atau “enggak siih”)
Ibu : Oke, nanti kita minta Qiika sama Kenzie nginep di rumah Alia yaa…
Alia : Bukan gituuu.. Alia mau adeknya bobok di sini lamaa… trus Ibu nya yang ini (nunjuk ke Ibu) sama kayak ibu nya Alia.

Sore harinya pas kita lagi di mobil…

Alia : Ibu, Alia mau punya Adek.
Ibu : Iya inshaaAllah ya kak, nanti kalau Ibu sudah selesai sekolah.
Alia : Alia tau gimana caranya biar adeknya cepet dateng.
Ibu, sini Alia bisikin…..
(bisik-bisik) “Ibu harus minum susu, kalo yang cokelat adeknya agak lama lahirnya, tapi kalo yang strawberry adek nya bisa langsung ada”
Ibu : Kok Alia tau?
Alia : Iya, nonton di TV
Ini anak kayaknya korban iklan susu ibu hamil wkwkwkw….

Besok paginya, bangun tidur, nonton TV ber-tiga sambil leyeh-leyeh di sofa
Alia     : Bapak, Alia mau punya Adek.
Bapak : Iya inshaaAllah nanti kalo Alia sudah 7 tahun yaa.
Alia     : Kenapa? Sekarang aja..
Bapak : Tunggu Ibu selesai sekolah.. Kalau sekarang siapa yang nemenin adeknya nanti?
Alia      : Alia sudah bisa pangku kok..
Bapak : Alia mau adeknya girl or boy?
Alia     :hhmmmmm??? (mikir)
Bapak : Boy aja yaaa.. biar seru main-main sama Alia
Alia     : Loh enggak Bapak… Ya terserah Allah aja..
Oooohh, wise sekali anakkuu…… Semoga Allah mengabulkan keinginanmu 2 tahun lagi ya Kakak Alia…. 🙂

Family Gathering di Sekolah Alia

PhotoGrid_1387946783306

Hari Jumat kemarin adalah hari terakhir Alia sekolah untuk term ini sebelum libur 2 minggu. Setiap term/catur wulan, sekolah Alia bikin pertemuan dengan orang tua murid, terima raport dan ngobrol2 sama bu guru tentang perkembangan anak-anak. Kali ini sekolah Alia bikin family gathering juga setelah terima raport.

Undangan terima raport dan family gathering jam 8 pagi. Dress code nya merah atau hijau. Setelah berdiskusi sama Alia, kami memutuskan untuk pake baju ijo aja karena itu warna favorit ibu  kami ber tiga punya baju yang warna ijo-nya mirip2.

Sampai di sekolah, acara dibuka dengan sambutan kepala sekolah trus dilanjut presentasi dari kelasnya Alia tentang cara menanam tomat. Kebetulan kelas Alia punya project menanam tomat beberapa waktu yang lalu. Jadi, setiap anak punya satu pot tomat yang mereka tanam sendiri, dan mereka harus merawat tanaman masing2 sampai berbuah dan akhirnya bisa dipanen.

Setelah itu, acara dilanjut dengan terima raport dan ngobrol dengan guru kelas Alia. Karena muridnya nggak banyak, jadi gurunya bener2 tau perkembangan tiap2 anak. Kata bu guru, Alia suka banget baca dan progress nya pesat sekali. Sekarang Alia sudah bisa baca dengan lancar dan bisa membedakan kata-kata dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris. Alia sudah punya teman akrab juga di sekolah, dan yang paling penting si anak kecil hepi di sekolah 🙂

Setelah terima raport, anak-anak boleh main di luar. Ada painting, mancing ikan, mewarnai, dan beberapa guru jualan kue-kue yang bisa dibeli. Acaranya sederhana sih, tapi Alia dan teman2nya senang dan saya jadi bisa kenalan sama beberapa orang tua temen Alia secara saya jarang banget anter/jemput Alia sekolah.

Setelah acara di sekolah Alia selesai, kami menghadiahi si anak solehah segelas eskrim strwberry dan vanilla dengan topping kacang almond, sementara bapak ibunya puas dengan cassata es krim yang legendaris itu.