Liburan seru di Dunedin – part 2

Bangun pagi… Pengen telpon Bapak ABink n kk ALia tapi pasti masih pada bobok.. Liat2 foto, baca-baca cerita jaman duluuu, jadi kepengen update blog dan nerusin cerita bapak Abink tentang liburan ke Dunedin yang belum tuntas itu.. Yuukk….

Dunedin, kota favorit Bapak Abink.. Bapak Abink memang suka dengan kota tua, meseum dan bangunan bersejarah.. Pokoknya yang berkaitan dengans ejarah-sejarah gitu dia sukaaa.. Kami sendiri sudah 3x berkunjung ke Dunedin dan kalau ditanya, Bapak Abink masih mau lagi main2 ke sini suatu saat nanti 🙂 (aamiin) Ini beberapa tempat yang sempat kami kunjungi di Dunedin..

Dunedin Railway station. Dunedin Railway station merupakan bangunan tua yang cukup menarik di kunjungi. Sangat terawat dan memilki taman yang cantik. Seperti nya Dunedin railway station ini tidak difungsikan sebagai station yang sebenarnya. Karena sepertinya kereta api di New Zealand cuma difungsikan sebagai kereta barang dan kereta wisata.

Dunedin Railway station
Dunedin Railway Tower

railway

The Octagon. Alun-alun kota Dunedin yang berbentuk segi 8. Selain untuk belanja souvenir, cari makan, atau sekedar ngopi-ngopi, bangunan2 tua sekitarnya juga sangat menarik untuk dijelajahi.

St Paul Cathedral-Octagon
St Paul Cathedral-Octagon
octagon1
Octagon diwaktu malam

Otago Museum. Kalau kemana-mana di NZ, museum adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Pasti adaaa aja yang eberbeda dan manrik di setiap museum. Di otago museum yang menarik ada buterfly garden. DI sana suhunya diatur dibuat seperti suhu di daerah tropis. Begitu masuk sana, rasanya kayak di Indonesia.. Hangat dan humid.. Karena lembab, jadi pohon2 daerah tropis seperti pisang dan lumut bisa tumbuh di situ. Buterfly nya lumayan banyak, bikin saya geli heheheh… tapi alia hepi berat disana, main2 sama buterfly 🙂

Otago Museum
Otago Museum
Alia di Butterfly garden
Alia di Butterfly garden

Baldwin Street-The Steepest Street in the World. Jalan tercuram di dunia. Ini jalanan nggak begitu lebar dan kira-kira panjangnya 350 meter saja…. Biasanya suka ada event-event tahunan yang diadakan di sini misalnya Baldwin Street Gutbuster, lomba lari naik-turun jalan curam ini. Event ini diadakan setahun sekali.  Ada juga Cadbury Jaffa Race. Ini ada lah event charity dimana kita bisa beli tiket yang akan ditukar dengan Jaffa (cokelat bulat kecil dengan coating warna merah atau orange) yang akan digelindingkan bersama-sama dari atas Baldwin Street. Pemilik Jaffa (bernomor) yang paling duluan sampe ke bawah yang jadi pemenangnya.. Kabarnya setiap tahun pabrik cokelat ini bisa menggelindingkan sekitar 25.000 Jaffas.

Jaffa Race  (gambar www.parentcentre.org.nz)
Jaffa Race
(gambar http://www.parentcentre.org.nz)
Siapa/apa kah yang miring???
Siapa/apa kah yang miring???

Otago University. Clock tower di Otago Uni merupakan salah satu arsitektur tua yang jadi daya tarik tersendiri bagi Bapak Abink  pencinta arsitektur tua 🙂

Clock Tower, Otago University
Clock Tower, Otago University

otago

Cadbury World. Siapa sih yang nggak tau merek cokelat yang satu ini? Terkenal dong yaaa cokelat yang satu inii.. Kabarnya, Cadbury world cuma ada di UK dan NZ saja. Jadi pas liburan ke Dunedin kami sempatkan ke Cadbury World. Tempatnya nggak jauh dari pusat kota.. Sayang kami nggak sempet ikut tour yang sampe masuk ke pabriknya, kami cuma ikutan centre tournya aja. Dengan bayar 5 dolar, dapet goodie bag isi beberapa macam cokelat dan bisa masuk dan berkeliling museum kecil yang bercerita tentang sejarah Cadbury. Saran saya, kalau ada waktu dan kesempatan mending sekalian ikut yang shortened tour atau full tour deh, sepertinya jauh lebih seruu… Atau kalau nggak mau ikut tour, bisa juga belanja2 cokelat dan merchandise di tokonya. Harganya??? Kata saya sih sama aja, malah kadang di supermarket suka ada diskon yang bikin harga jadi lebih murah.. Cuumaaaa, selagi di sana kenapa nggak beli lipgloss aroma cokelat, mug cadbury atau miniatur mobil cadbury yang susah didapet di mana-mana… Info tentang cadbury world bisa di lihat di http://www.cadbury.co.nz/en/cadbury-world.aspx

oiya, setiap bulan Juni atau Juli, Cadbury juga punya event Cadbury Cocholate Carnival yang biasanya diadakan selama seminggu. DI acara ini, ada berbagai kegiatan untuk keluarga yang bertema cokelat. Sayang, kami belum pernah datang ke acara ini…

cadbury2

cadbury

Larnach Castle. Apa itu Larnach Castle? Larnach Castle merupakan satu-satunya Castle yang ada di daerah Otago peninsula bahkan di New Zealand. Dulunya kastil ini merupakan kediaman dari seorang Banking yang menjadi politikus di tahun 1930 an Sir William Larnach. Kastil ini sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. Kastil nya terawat, ruangan-ruangan didalamnya bersih, terawat dan dijaga agar tetap menyerupai asli nya. DI dalam kastil saya sempet mengkhayal punya library besar, nyaman dan lengkap seperti punya Sir Larnach heheehhe 🙂 Tamannya juga terawat bagus dan luas. Nggak heran sih, secara admissionnya lumayan mahal. Sayang didalam larnach Castel dilarang mengambil photo. Akhirnya Pak Abink cuma mengambil photo di luar Kastil itu. Yang mau tau lebih banyak tenteng Larnach castle silakan ke http://www.larnachcastle.co.nz/

Larnach Castle-Dunedin

The tower. Kita naik sampai ke atas tower, liat pemandangannya dari atas.

Pemandangan dari Tower

Di taman Larnach Castle yang luuaaasss…..
Alia di Larnach’s Garden

 Royal Albatross Centre – Otago Peninsula. Kalau sudah sampe Larnach Castle, udah lumayan deket tuh ke Otago Peninsula untuk liat burung Albatross atau yellow eyed Penguin. Waktu itu kami memang menyempatkan diri pergi ke sana tapi nggak sempat ikut tour liat burung Albatross atau penguin nya. Kami cuma jalan-jalan sekitar Albatross centre aja.. Pemandangannya indah…. 🙂

10150346269706919

1015034626994691910150346269571919

Dari tempat-tempat yang kami kunjungi di Dunedin, yang paling memuaskan  buat saya adalah Otago Peninsula. Waktu itu karena kami udah kecapean jadi nggak sempat menjelajah tempat itu.. Padahal banyak walking track di sekitar situ… Mudah2an dikasih rejeki sama Allah untuk main ke Dunedin lagi Aamiin.. Siapa mau ikuuuttt?????

Advertisements

Christchurch Gondola

Camera 360
CH-CH Gondola 1 km

Weekend kemarin untuk pertama kalinya saya (bersama seorang teman) nyobain naik Christchurch Gondola. Kalau naik gondolanya sendiri sih bukan yang pertama.. Pertama kali saya naik gondola waktu masih kecil dulu di taman mini, trus naik di Singapore dan Queenstown. Malah yang di Christchurch saya belum nyobain, gara-garanya, Gondolanya sempat ditutup lama banget gegara gempa besar waktu itu dan baru dibuka lagi beberapa bulan yang lalu. Jadinya ALia dan bapak ABink pun belum nyobain naik gondola di CHristchurch..

Setelah cari-cari tiket diskonan di website andalan, dan nyocokin jadwal sama temen yang udah janjian mau pergi bareng, akhirnya dapetlah tiket diskonan 50% di hari Jumat. Kami pikir, nggak apa-apalah kami ‘merayakan’ weekend sedikit lebih awal, mumpung ada tiket diskon.. Kami cuma harus bayar $12 per orang dari harga normal $25. Lumayan kaan…

Dari Lincoln, kami harus naik 2 bis, bis 81 dari Lincoln ke Central Station, trus ganti bis 28 jurusan Lyttleton. Perjalanan naik bis, seperti biasanya, saya menikmati sekali, walaupun hujan rintik-rintik dan sedikit dingin. Sampai di tempat gondola, nggak begitu ramai, bahkan nggak ada antrian. Kami tunjukkan tiket, trus langsung dapat giliran naik gondola sampai ke atas.. Pemandangannya, mashaAllah indaaahhh…. Kalau kata saya nggak kalah dengan pemandangan naik gondola di Queenstown…

Camera 360 Camera 360

Camera 360

Sampai di atas, kami cuci mata dulu di toko souvenirnya. Nggak tau kenapa saya akhir-akhir ini jadi sukaaa banget sama kerajinan-kerajinan keramik, hiasan meja dan hiasan dinding.. Disana saya pengen beli hiasan dinding untuk dibawa pulang tapi mengingat koper udah hampir penuh dan dompet udah semakin tipis, jadi diurungkanlah niat belanja-belanja barang yang nggak urgent.. Jadilah saya foto-fotoin aja sedikit-sedikit sambil mengagumi barang-barang cantik di sana.. Cuma sedikit poto-potonya karena sungkan sama yang jaga toko hehehhe 🙂

Saya pengen beli ini buat kenang-kenangan  :)
Saya pengen beli ini buat kenang-kenangan 🙂

Camera 360-Cokelat………

IMG_20131102_084646
Kiwi birds

Puas liat-liat di toko, kami masuk ke wahana “time tunnel”. Wahana ini gratis, sudah termasuk harga tiket yang kita bayar kalau naik gondola. Jadi, di wahana ini kita naik kereta kecil yang bisa diisi 4 orang, trus kita kayak diajak jalan-jalan ke masa lalu yang bercerita ttg sejarah kota Christchurch-Canterbury. Time tunnel nya sih pendek, tapi menurut saya cukup keren…. 

Camera 360

Camera 360
Maori, Penduduk asli New Zealand
Kedatangan Pendatang dari Eropa
Pendatang dari Eropa

Setelah dari time tunnel, kami naik ke atas. Di atas bisa menikmati pemandangan sambil bersantai ditemani secangkir kopi atau cokelat panas. Kami memutuskan untuk foto-foto dulu di balkon kafe sebelum akhirnya saya memutuskan untuk pesan secangkir honey lemon and ginger.

Camera 360
suasana hangat dan nyaman di dalam kafe
Di Balkon Kafe
Di Balkon Kafe

Camera 360Camera 360share

Selain time tunnel dan pemandangan dari balkon kafe, sebenarnya di situ juga ada walking track. Sayang, waktu itu gerimis, mendung dan walking track sedang ditutup jadi kami nggak sempat jalan-jalan di walking track nya. Padahal pengen banget saya waktu ituuu 😦 coba ada bapak Abink pasti sudah saya seret ke sana lagi kalo hari cerah.. Puas menikmati kebesaran Allah dan keindahan ciptaanNya, kami memutuskan untuk turun ke bawah naik gondola lagi, tentunya.. Karena kami ketinggalan bis dan harus tunggu sekitar 30 menit lagi untuk bis berikutnya, jadilah kami poto-poto dulu di depan gondola station..

Camera 360

Camera 360

Kalo ada yang mau liburan ke Christchurch, saya sangat merekomendasikan untuk pergi ke sini… Apalagi kalo bisa dapet tiket promo.. Mungkin kalo bapak Abink n Alia masih di sini, kami bakal beli family annual pass biar bisa kapan aja naik gondola 🙂 Silakan yang pengen tau atau butuh info ttg Christchurch gondola dll ada di sini ya.. Yuuukkk siapa yang mau jalan-jalan ke Christchurch nanti saya temani naik gondola 🙂

Indahnya Christchurch si “Garden City”

Kota Christchurch adalah kota terbesar kedua di New Zealand setelah Auckland. Untuk Pulau selatan, kota ini merupakan yang terbesar. Sejak dahulu, Kota Christchurch sudah terkenal sebagai kota pariwisata dan di juluki dengan Garden City. Julukan Garden City bagai kota ini tidaklah salah mengingat banyak nya taman yang dimiliki oleh Christchurch.

Sebagai kota wisata, Christchurch juga diuntungkan dengan lokasinya yang merupakan pintu masuk untuk melakukan petualngan menjelajah pulau selatan. Para pelancong yang hendak bereksplorasi di Queenstown termasuk bermain ski, atau menikmati indah Mt Cook dan Lake Tekapo harus lah singgah terlebih dahulu di kota ini.

Sebagai kota wisata, banyak hal yang ditawarkan oleh Christchurch bagi para pelancong. Akan tetapi sayang, sejak terjadinya rentetan gempa bumi medio September 2010 hingga pertengahan 2011, banyak obyek wisata menarik yang tidak dapat lagi di kunjungi.

Another side of Cathedral Square
Cathedral Square Before Earth-Quake

Walaupun banyak tempat yang tidak bisa dikunjungi, para pelancong tidak perlu kecewa, karena Christchurch masih menyimpan banyak hal menarik yang bisa di eksplore. Mulai dari botanical garden, museum, taman/park hingga pantai. Tidak ketinggalan gedung-gedung tua peninggalan jaman masa lalu juga merupakan hal menarik untuk didatangi.

Dulu sebelum gempa, Cathedral Square merupakan icon ladmark Kota Christchurch yang termasyhur. Letak nya berada tepat di pusat kota hingga sangat menyenangkan untuk duduk-duduk sambil melihat orang berlalu lalang. Tetapi gempa pada bulan Februari 2011 menghancur kan gereja tua tersebut

Disekitar Cathedral Square saat ini yang bisa dikunjungi adalah Cashel Mall. Apa yang menarik dari Cashell Mall?. Cashel Mall merupakan suatu kawasan perbelanjaan yang baru saja dibangun setelah gempa terjadi. Sebenarnya sebelum gempa, area tersebut sudah merupakan kawasan perbelanjaan. Setelah gempa bangunan-bangunan lama di rubuhkan dan diganti dengan bangunan baru. Apa yang menarik dari kawasan Cashell Mall? Yang unik dari kawasan Cashell Mall adalah digunakannya kontainer sebagai pengganti bangunan.

Relax at Cashell Mall
Relax at Cashell Mall

Tidak jauh dari Cashell Mall, Canterbury Museum, Hagley Park/Botanical garden and Avon river merupakan objek yang harus dikunjungi. Canterbury museum merupakah salah satu mueseum terlengkap di New Zealand. Museum ini menyimpan beragam koleksi seperti mummy, lukisan-lukisan antik hingga gambaran kehidupan New Zealand di awal abad 20.

Collection of Canterbury Museum
Collection of Canterbury Museum

Di belakang Canterbury Museum terdapat Christchurch Botanical garden. Taman ini sangat terkenal akan kecantikan koleksi bunga dan tumbuh-tumbuhannya. Penduduk Kota Christchurch memanfaatkan botanical garden ini untuk beraneka ragam aktivitas. Mulai dari sekedar berjalan-jalan santai, berolahraga, piknik dengan keluarga dan kolega hingga mempelajari jenis tanaman.

Alia at Botanical Garden
Alia at Botanical Garden

 

Di musim semi, koleksi dafodill botanical garden tidak bisa untuk dilewatkan. Selain musim semi, di musim gugur, Botanical Garden merupakan tempat menarik untuk lokasi berburu photo.

Dafodill at Botanical Garden
Dafodill at Botanical Garden

Taman atau garden merupakan andalan Kota Christchurch. Selain Botanical Garden, taman yang menarik untuk dikunjungi lainnya adalah Mona Vale. Taman ini terkenal dengan koleksi mawar nya.

Picnic at Mona Vale
Picnic at Mona Vale

Selain menikmati indah nya mawar, piknik sambil memberi makan bebek juga merupakan hal menarik untuk dilakukan di Mona Vale.

Jika kunjungan ke Kota Christchurch dilakukan tepat di hari Minggu, maka jangan lewatkan untuk berkunjung ke Sunday Market. Sunday Market ala New Zealander ini sebenarnya secara konsep tidak berbeda jauh dengan Pasar Minggu yang ada di Indonesia. Di Sunday Market kita bisa berjalan-jalan sambil melihat-lihat beraneka barang dagangan. Mulai dari souvenir hingga barang-barang antik untuk koleksi. Di bagian lain dari Sunday Market, terdapat lapangan terbuka dimana sekeliling nya terdapat penjual makanan dan di tengah-tengah lapangan ada panggung yang biasanya ada performer yang siap menghibur.

Untuk mode transportasi, tampak nya pemerintah Kota Christchurch – Christchurch City Council (CCC) benar-benar memberikan kemudahan bagi para turis. Menyewa mobil merupakan pilihan yang sangat tepat bila ingin menjelajah Kota Christchurch. Jika di banyak kota besar parkir merupakan hambatan ketika ingin membawa kendaraan pribadi, masalah ini seperti nya tidak berlaku di Kota Christchurch. Lahan parkir disediakan oleh CCC hampir di banyak tempat. Apabila tidak ingin berkendaraan pribadi, jaringan bus yang dimiliki oleh Kota Christchurch sudah sangat baik. Untuk rute-rute dalam Kota kita hanya butuh menunggu 15 menit setiap jadwal. Bus yang digunakan pun sangat bersih dan nyaman. Sehingga perjalanan dengan bus pun sangat menyenangkan. Untuk jadwal bisa di check di website resmi http://www.metroinfo.org.

Yang paling memudahkan pelancong yang ingin berkunjung ke Kota Christchurch adalah hampir dis etiap suburb terdapat i-site. APa itu I-site? I-site adalah pusat informasi pariwisata. Petugas I-site dengan ramah akan membantu informasi mengenai tempat-tempat menarik di daerah tersebut.

 

 

Serunya Dunia Puzzle dan Indahnya Lake Wanaka

Masih lanjutan dari liburan saya dan keluarga ke Queenstown dan Dunedin, perjalanan saya lanjutkan ke Wanaka. Wanaka adalah sebuah kota kecil yang terletak di sekitar Danau yang namanya juga Wanaka. Tidak terlalu jauh dari Queenstown, hanya sekitar 75km dan bisa ditempuh sekitar 1.5 jam. Perjalanan agak sedikit lama karena harus menaiki beberapa puncak gunung dan menuruni lembah (jadi kayak Ninja hattori saja ya heheheh).

Di Wanaka banyak kegiatan seru yang bisa dilakukan. Tapi yang utama adalah berkunjung ke Puzzling World atau dunia Puzzle. Puzzling World ini sangat menarik untuk dikunjungi. Ada beberapa atraksi yang bisa di saksikan di Puzzling World. Yang pertama adalah Leaning Tower atau menara miring. Beda dengan menara Pisa, Leaning Tower ini memang dibuat miring sehingga terkesan akan rubuh. Menara ini menjadi objek photo yang sangat menarik.

13099990421026182957

Selain leaning tower di Puzzling World kita juga dapat bermain puzzle sepuasnya. Beragam puzzle ada disana dapat dimaikan secara gratis. Mulai puzzle gambar hingga puzzle 3D yang berupa balok dan bola-bola pun ada. Jika bosan bermain puzzle kita bisa masuk ke illusion room. Di illusion room banyak objek-objek illusi yang menarik. Sebut saja photo-photo yang jika kita berdiri didepannya maka si photo akan bergerak-gerak mengikuti kita (jadi serasa kayak lukisan si harry potter aja).

Selain itu yang menarik di illusion room adalah hobbit room. Hobbit room dibuat sesuai dengan trick yang dipakai untuk menampilkan effect hobbit dalam film Lord of The Ring. Walau dalam satu ruangan dari jarak beberapa meter terlihat bahwa satu besar dan satu nya kecil.

13099998641506231193
Hobbit

foto ini diambil tanpa tipuan kamera. Diambil langsung dari sebuah jendela yang tidak ada kacanya dan ini adalah effek nya. Selain illusion room, penggemar labyrinth juga ditantang untuk memasuki the biggest modern labyrinth in the world. Jika tidak tersesat maka jarak tempuh untuk keluar adalah 1.5km. Tetapi rata-rata pengunjung harus berjalan 3-5km sebelum dapat keluar dari labyrinth tersebut. Karena kebetulan saya membawa baby maka setelah 30 menit putar-putar maka kami menyerah dengan cara melompat pagar.

13100003311518221752
Maze Challenge

saya hampir lupa, selain leaning tower, illusion room dan labyrinth raksasa, toilet di puzzling world ini juga menarik untuk dikunjungi. Jangan salah banyak turis yang berfoto di toilet tersebut termasuk saya hehehe.

13100004911014495643
Toilet in the rome history

Setelah puas berfoto di menara miring, menjadi hobbit, putar-putar di amazing maze dan “nongkrong” di Rome’s toilet, saya melanjutkan berputar-putar Wanaka City dan piknik di sekitar Lake Wanaka. Sungguh indah pemandangan disekitar Lake Wanaka.

1310000640474314851

Puas pikinik di pinggi Lake wanaka, saya dan teman-teman kembali ke Queenstown untuk persiapan perjalanan ke Dunedin esok harinya.