Alia dan Mobil-mobilan

Masih seputar hobi baru saya mengoleksi mobil-mobilan khususnya yang merek Tomica. Jadi ceritanya sudah sejak awal minggu saya janji sama Alia. Kalo selama 1 minggu ini sikap nya baik maka weekend kita beli mainan. Alia setuju, dan selama seminggu ini Alia menunjukkan sikap yang nice dan manis.

Sesuai perjanjian maka sejak hari Jumat, kita sudah buat rencana. Nanti hari Sabtu, Bapak rapat dengan manajemen di pagi hari terus siang kasi materi pembekalan anak-anak yang akan internship setelah itu makan siang sama tante dan Alia baru sorenya kita ke toko mainan untuk beli mainan. Kesepakatan dibuat. Alia mau mainan gitar-gitaran. Wah murah nih kalo cuma mainan gitar-gitaran.

Maka hari Sabtu sesuai perjanjian di sore harinya Bapak dan Alia ke toko mainan langganan bapak (langganan bapak beli Tomica maksudnya). Dulu sudah pernah Alia beli mainan disitu, toko nya lengkap dan harganya miring jauh dibandingkan kalo beli di Kidzone atau di Toys Kingdom.

Setelah lihat ini dan itu, Alia nanya sendiri ke taci’ yang jual kalo ada jual gitar-gitaran atau ndak. Ternyata sudah gada. Adanya gitar2x an kecil plastik dan kurang menarik. Alhasil Bapak dan Alia sepakat yang lain saja. Setelah lihat sana lihat sini Alia tertarik sama patung-patungan Princess Sofia. Sebenernya itu hiasan untuk Kue Ulang Tahun. Lumayan mahal 4 biji (sepaket) harga nya Rp 65 rebu. Alia ngotot pengen itu. Tapi karena saya ga melihat worth dari maenan tersebut, maka saya mencoba mengalihkan perhatian Alia ke yang lainnya.

Secara otak Tomica saya bekerja maka saya mencoba membujuk Alia untuk beli Tomica saja. Untungnya Tomica punya koleksi diecast yang cartoon character. Jadi ada Snoopy, Hello Kitty, Pokemon dan banyak lagi. Bapak minta mbak yang jualan untuk nunjukin ke Alia yang Snoopy dan Hello Kity. Eh Alia ternyata seneng. Kayak punya Bapak katanya. Awal nya Alia pengen dua-dua nya. Tapi ternyata 1 biji nya lumayan mahal Rp 70 rebu. Secara bapak juga pengen beli yang lain (punya bapk lebih murah cuma Rp 40 rebu), jadi saya nego dengan Alia. Gimana kalo Alia satu dan Bapak satu. Trus perjanjian lainnya adalah kalo Alia sudah ga mainin lagi, Hello Kitty nya di masukin ke garasi mobil-mobilannya bapak. Eh ternyata setuju tapi dengan catatan kalo Hello Kitty nya tetep punya Alia. Di tekanin dua kali heheheh. Akhir nya deal lah kami.

Alia dapat mainan baru

Hello Kitty nya Alia
Hello Kitty nya Alia

Dan bapak pun juga dapat Tomica Baru

Mainan barunya bapak
Mainan barunya bapak

Molen nya bapak dan Hello Kitty nya ALia di parkir barengan di garasi nya Bapak

Parkiran Mobil
Parkiran Mobil

Weekend Update #2

Udah hari Selasa, tapi masih ngomongin wiken?? Ahh nggak papa lahh, mumpung lagi ujhan bechek ngga ada ojhek jadi jam segini masih diem di kamar sambil iseng2 nulis wiken update 🙂

Video Call. Wiken ini nggak lama sih skype nya karena saya lagi banyaak kerjaan, marking 45 paper dan nge-donlot-in data dari satistics NZ orderan dari si bos yang harus diberesin secepatnya. Jadilah skype kali ini lumayan singkat, sambil makan siang dan sambil masak. Intinya nggak mau ada waktu yang kebuang hehehe…

Alia n bapak ABink cerita kalo kemarin baru ambil raport Alia di sekolah. Overall, ALia raport nya bagus, kemampuan dan keinginan membaca nya top dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Yang bikin saya lebih hepi, dia di sekolah (dan di rumah) selalu inget bilang “please, thank you, excuse me” dsb. Contohnya pas kita lagi skype tiba-tiba alia pengen main sepeda di luar dan minta ditemenin Mak Ul (ART kami). ALia bilang “Mak Ul… Alia mau minta tolong…”  iiih, manis banget deh anakku. *rabidmom mode:on

Sebagai hadiah karena ALia jadi anak manis, saya bakal kirim sesuatu yang saya pesen dari ol shop. Yang bayar tetep bapak Abink, karna kalo saya transfer dari sini fee nya lebih mahal dari harga barangnya hahhaaha.. *alesan

Green Smoothy Challenge. Awal bulan ini saya sign up untuk ikutan 30 days green smoothy challenge yang dipoplerkan oleh Jadah + Jen. Jadilah wiken kemaren kesempatan untuk beli-beli buah biar green smoothy nya nggak nge bosenin. Sebenernya saya udah lama banget nyobain green smoothy (dulu banyak orang nyebutnya green monster), trus berhenti. Sampai tahun lalu saya mulai minum green smoothy lagi tapi masih on-off suka-suka saya aja. Jadilah bulan ini saya pengen mulai rutin lagi minum green smoothy. Bukan biar kurus sih niat utamanya tapi biar sehat dan jadi kebiasaan baik. Doakan saya berhasil yaaa…

Flatmate. Flatmate saya udah dateng. Happy…. karena ga harus pulang sendirian kalo malem, bisa sepedaan berdua.. ada temen ngobrol juga di rumah.

Sekian posting tentang wiken update yang penting nggak penting ini 🙂

Alia, daddy dan nail art

Apa hubungannya Alia, daddy dan nail art? mungkin dibanyak keluarga ketiga hal tersebut tidak ada hubungannya. Tapi di keluargahussein, tiga hal tersebut sering memicu perdebatan yang sering kali diakhiri oleh tangisan. Sebagai anak cewe yang hobi princess, Alia tergila gila dengan yang namanya pewarna kuku  atau yang sering disebut dengan kuteks. Kegemarannya terhadap kuteks sedikit terfasilitasi karena ada tantenya dan juga salah satu guru di sekolah nya yang juga seperti nya penggemar kuteks.

Sebenarnya sebagai anak cewe menggunakan pewarna kuku tidak menjadi masalah. Hal tersebut wajar karena penggunaan pewarna kuku konon kabar nya membuat lebih menarik. Tapi yang menjadi masalah adalah Alia ini baru 4.5 tahun. Sehingga daddy Abink merasa belum waktunya menggunakan hal-hal semacam itu. Selain itu di agama keluargahussein, penggunaan pewarna kuku kecuali daun pacar juga akan menghambat jika ingin beribadah khususnya bersuci. Oleh karena itu, penentang keras dari kegandrungan ALia terhadap pewarna kuku adalah daddy Abink.

Sudah sejak sebulan yang lalu Alia ngotot pakau kuteks. Karena ketidaktahuan kalo daddy Abink tidak suka, ketika main dirumah Oma Niek, Alia di entertain oleh Oma dengan diberi kuteks. Tetapi ketika Daddy datang, Oma langsung heboh mencari aseton untuk membersihkannya. Kegandrungan Alia terhadap pewarna kuku tidak berhenti hingga rumah Oma. Hingga beberapa waktu yang lalu walau sudah diberikan pengertian Alia tetap ngotot minta pewarna. Akhirnya Daddy menyerah dengan syarat. Setelah diskusi dengan tante ade, disepakati bahwa nail art bentuk stiker yang banyak dijual di accessories shop dapat menjadi alternative. Maka di janjikanlah Alia untuk dibelikan nail art. Tetapi hanya boleh di gunakan hari Sabtu dan Minggu.

Rencana pembelian nail art pun sempat tertunda beberapa kali secara Daddy masih terus mencoba bernegosiasi dengan Alia. AKhirnya keinginan Alia terturuti ketika Kai Roben datang ke Malang. Apa bole buat, mengikuti saran dari salah satu pakar pendidikan anak, bahwa jika anak berada di tangan orang lain, maka orang tua hanya akan jadi penonton. Well, it’s ok. Walaupun Kai Roben yang membelikan, tetapi Kai menyetujui bahwa Nail art hanya digunakan pada saat weekend. Alia pun setuju.

Setelah hampirr satu minggu tergelatak di kamar tante, akhirnya weekend pun tiba. Sudah sejak hari Kamis, Alia cerita ke daddy (bahasa lain dari nodong/ngingetin) kalo hari Sabtu Alia bole pakai Nail Art. Karena sudah deal bahwa boleh pakai nya Weekend saja Daddy Abink tidak banyak berkomentar dengan harapan Alia masih bias di nego. Tiba dihari yang ditunggu tunggu ternyata Daddy abink dan Alia harus ke perkawinan anak kolega dari Daddy di Surabaya. Alia pun ikut bersama Daddy ke Surabaya. Di mobil, Alia terus mengingatkan bahwa sekembali dari Surabaya Alia mau minta tante ade untuk masangkan nail artnya. Kembali daddy Abink tidak berkomentar. Diam seribus bahasa hehehehe….dalam hati terus mencari strategi untuk bernegosiasi.

Sampai di Surabaya, Daddy dan Alia mengina di apartemen nya Kai. Sampai di apartemen, ALia bobok, karena sepanjang perjalanan tidak mau dengan alas an mau bobok di apartemen saja. Sekitar 1 jam sebelom acara dimulai, Alia bangun dan dengan “nice” nya langsung inta ganti baju, cuci muka dan makan roti. Nice sekali anak Daddy sore itu. Sepanjang perjalanan daddy dan Alia ngobrol-ngobrol tentang “adek-adek” nya ALia Pop, Poppa, Frankrin and Frankrin. Daddy Abink ikut saja obrolan nya Alia. Sambil daddy beberapa kali mengingatkan Alia kalao nanti di pesta perkawinan Alia harus salim dengan temennya daddy dan juga harus makan yang banyak serta tidak minta gendong. Hebatnya selama di acara tersebut, Alia benar-benar nice. Dengan semua teman daddy, Alia mau salim. Makannya pun banyak. Serta yang hebat, walau terlihat bosan dan capek, Alia tidak rewel dan minta gendong, Bangga sekali Daddy dengan ALia. Diperjalanan pulang Daddy kasi hadiah kecil ALia yaitu oreo dan jus buah.

Esok harinya diperjalanan pulang Alia, sedikit rewel karena pagi tidak mau sarapan. Sarapannya mau di Malang saja sama Tante Adek. Selama perjalanan pun ALia cuma sekali nodong kalo hari ini dia mau pakai Nail Art. Akhirnya on the top of her nice attitude, Daddy Abink tidak mau lagi bernegosiasi. Biarlah sekali-sekali menyalurkan hasrat anak. Selama bukan keburukan dan tidak menyebabkan bahaya tidak ada salahnya dituruti.

Sampai di Malang, Alia makan, mandi dan pakai Nail Art. Happy sekali. Hebatnya ketika sudah malam, waktunya tidur, Alia pura-pura lupa, tetapi ketika daddy Abink mengingatkan kalao nail art harus dilepas tanpa perlawanan dan argumentasi Alia langsung menyodorkan jari-jarinya yang mungil untuk dilepas nail art nya. Sebelum bobok, sebuah cerita dam ciuman daddy berikan untuk Alia. I and your mom really proud of you Alia…. you are nice nice wee girl

Daddy Abink

Say Hello and Thank You

Bangganya Ibu sama Alia hari ini…

Setelah meliburkan diri sekitar seminggu dari playcentre karena insiden kecebur lumpur dan dilanjutkan Alia batuk pilek (untuk pertama kalinya), akhirnya hari ini Alia mulai dateng ke playcenter lagi. Awalnya Ibu pikir Alia bakal minta gendong atau ngga mau jauh2 dari Ibu karena masih ngga enak badan dan udah lama ngga main di playcentre. Tapi, ternyata perkiraan Ibu salah. Begitu buka pintu mau masuk play centre, Alia sudah ngga sabar mau main. Biasanya dia masih suka deket2 ibu, ambil stiker namanya dan sign in di buku hadir, trus masih minta gandeng tangan ibu..  Biasanya Alia agak susah kalo diminta say hello sama temennya, tapi hari ini dia say hello dengan ramah sama salah satu temennya yg juga baru dateng dan langsung aja ngeloyor sendiri, main playdough sama temennya. Begitu Ibu deketin Alia & temennya, ternyata mereka main bareng. Pinter deh mainnya gantian, walaupun ngga ngobrol, tapi cetakan play dough yg abis dipakai Alia dia kasih ke temennya, dan sebaliknya. Dan, yang bikin Ibu bangga, Alia slalu bilang ‘thank you’ kalo temennya kasih sesuatu buat dia 🙂

Bangganya Ibu masih berlanjut waktu anak2 main di luar dan ada 2 orang teman baru yg lg visiting playcentre kita. Alia ngga ragu2 say hello dan ngajak salaman sama 2 temen barunya. Karena mungkin temen barunya ngga tau maksud Alia, jadilah Alia sukses dikacangin hehe..

Hari ini Alia bener2 nice banget deh.. Waktu mat time, Alia mau duduk manis menikmati bekalnya sambil nyanyi dan denger cerita selagi Ibu bantu-bantu nge-vakum karpet. Ketika baca cerita, Alia udah mau interaksi, bisa buka pop-up book, dan bisa jawab waktu ditanya gambar binatang sm gurunya (padahal biasanya malu2). Waktu mat time itu juga, bareng2 nyanyiin lagu sambil main oper2an boneka kucing, dan ketika Alia dapet giliran ngga lupa Alia bilang ‘thank  you’. Sampai Kate, gurunya Alia blang kalo Alia is a nice girl…