Napak Tilas New Zealand 2014: Christchurch City

Selain jalan-jalan dan nostalgia seputar kampus dan Lincoln town, saya juga sempat bawa Alia dan bapak Abink jalan-jalan ke Christchurch City. Karena kami nggak punya kendaraan, lagi-lagi kami menikmati jalan-jalan di Christchurch city naik bus. Walaupun dengan naik bus kemana-mana bikin perjalanan jadi lama, tapi ALia happy banget naik bus di sini.Kami biasa berangkatnya siang atau menjelang sore setelah semua urusan beres. Kadang Alia sampe ketiduran di bus karena kecapekan 🙂

Jadi selama di CHristchurc, kami kemana aja?

HAGLEY PARK/BOTANICAL GARDEN. Dari Lincoln ke Hagley park bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit naik bus 81. Sebenernya di hari kami ke sana cuacanya lagi mendung ditambah angin dingin. Tapi karena Alia ngotot pengen main di (playgroundnya) Hagley akhirnya kami putuskan untuk ‘mampir sebentar’. Nggak banyak yang bisa dilakukan di Hagley park waktu winter. Bunga-bunga belum ada yang mekar dan kolam untuk main air ditutup karena dingin. Jadi kami kemarin cuma ajak Alia main sebentar di playground, trus jalan aja menyusuri taman, dan numpang lewat di visitor centre yang baru dibuka. Visitor centre nya lumayan keren. Ada cafe, nursery, dan toko souvenirnya juga.

Hagley park ini cukup luas (sekitar 165 hectares) dan dibagi jadi 2 bagian. North dan South Hagley Park. Kalau hari hangat, hagley park ini bakal dipenuhi orang-orang (dengan keluarga) untuk piknik, jalan-jalan, atau sekedar baca buku sambil tidur-tiduran di rumput. Di botanical gardennya sendiri di bagi jadi beberapa sections: playground area, azalea and magnolia garden yang mekar di bulan September, rose garden yang bakal mekar di sekitar bulan Januari, daffodil garden yang indah di bulan September, ada juga tropical garden yang di ruangan khusus dengan suhu dan kelembapan yang diatur sehingga pohon dan bunga tropis bisa hidup di situ. Dulu, setiap ada kesempatan, kami serig sekali jalan-jalan di Hagley park untuk sekedar ngasih makan bebek, ajak Alia main di playground atau nemenin Alia main sepeda keliling taman. Jadi pas kita bertiga balik ke Hagley park lagi, rasanya seneg bangettt….

chc2

CATHEDRAL SQUARE. Sebenernya dulu kami nggak begitu sering ke sini. Apalagi sesudah gempa besar di bulan tahun 2011 dan 2012 lalu bikin gereja Cathedral nya hancur dan belum selesai diperbaiki sampai sekarang.

chc5
in front of the Chalice
chc6
Gereja Cathedral yang masih belum selesai diperbaiki

CHRISTCHURCH GONDOLA. Sebenernya, kami belum pernah naik gondola di Chc sebelum ditutup karena gempa di tahun 2011 itu. Pas Alia dan bapak Abink pulang ke Indonesia tahun lalu pun, gondola nya belum beroperasi. Jadilah kesempatan naik gondola untuk Alia dan bapak Abink baru ada pas jadi turis bulan lau 🙂 Saya sendiri udah naik duluan summer tahun lalu dan udah posting juga di sini. ALia sih seneng naik gondola.. Tapi pas udah sampe atas, dan pas masuk ke time tunnel dia agak ketakutan. Jadi di time tunnel itu kan naik kereta kecildi ruangan yg gelap gitu. Alia sebenernya nggak takut gelap sih, tapi memang ‘boneka-boneka’ atau patung-patung yang di situ agak serem siih.. Jadinya dia agak nggak hepi gitu di dalem time tunnel nya. Untung cuma sebentar 🙂

gond1

gond2

gond3

Jadi cuma ke situ-situ doang selama di Christchurch??? Iyaaaa…. tapi udah lah ya, cukup napak tilas di Christchurchnya. Kita lanjut napak tilas ke kota yang lain lagi: Queenstown!!

Indahnya Christchurch si “Garden City”

Kota Christchurch adalah kota terbesar kedua di New Zealand setelah Auckland. Untuk Pulau selatan, kota ini merupakan yang terbesar. Sejak dahulu, Kota Christchurch sudah terkenal sebagai kota pariwisata dan di juluki dengan Garden City. Julukan Garden City bagai kota ini tidaklah salah mengingat banyak nya taman yang dimiliki oleh Christchurch.

Sebagai kota wisata, Christchurch juga diuntungkan dengan lokasinya yang merupakan pintu masuk untuk melakukan petualngan menjelajah pulau selatan. Para pelancong yang hendak bereksplorasi di Queenstown termasuk bermain ski, atau menikmati indah Mt Cook dan Lake Tekapo harus lah singgah terlebih dahulu di kota ini.

Sebagai kota wisata, banyak hal yang ditawarkan oleh Christchurch bagi para pelancong. Akan tetapi sayang, sejak terjadinya rentetan gempa bumi medio September 2010 hingga pertengahan 2011, banyak obyek wisata menarik yang tidak dapat lagi di kunjungi.

Another side of Cathedral Square
Cathedral Square Before Earth-Quake

Walaupun banyak tempat yang tidak bisa dikunjungi, para pelancong tidak perlu kecewa, karena Christchurch masih menyimpan banyak hal menarik yang bisa di eksplore. Mulai dari botanical garden, museum, taman/park hingga pantai. Tidak ketinggalan gedung-gedung tua peninggalan jaman masa lalu juga merupakan hal menarik untuk didatangi.

Dulu sebelum gempa, Cathedral Square merupakan icon ladmark Kota Christchurch yang termasyhur. Letak nya berada tepat di pusat kota hingga sangat menyenangkan untuk duduk-duduk sambil melihat orang berlalu lalang. Tetapi gempa pada bulan Februari 2011 menghancur kan gereja tua tersebut

Disekitar Cathedral Square saat ini yang bisa dikunjungi adalah Cashel Mall. Apa yang menarik dari Cashell Mall?. Cashel Mall merupakan suatu kawasan perbelanjaan yang baru saja dibangun setelah gempa terjadi. Sebenarnya sebelum gempa, area tersebut sudah merupakan kawasan perbelanjaan. Setelah gempa bangunan-bangunan lama di rubuhkan dan diganti dengan bangunan baru. Apa yang menarik dari kawasan Cashell Mall? Yang unik dari kawasan Cashell Mall adalah digunakannya kontainer sebagai pengganti bangunan.

Relax at Cashell Mall
Relax at Cashell Mall

Tidak jauh dari Cashell Mall, Canterbury Museum, Hagley Park/Botanical garden and Avon river merupakan objek yang harus dikunjungi. Canterbury museum merupakah salah satu mueseum terlengkap di New Zealand. Museum ini menyimpan beragam koleksi seperti mummy, lukisan-lukisan antik hingga gambaran kehidupan New Zealand di awal abad 20.

Collection of Canterbury Museum
Collection of Canterbury Museum

Di belakang Canterbury Museum terdapat Christchurch Botanical garden. Taman ini sangat terkenal akan kecantikan koleksi bunga dan tumbuh-tumbuhannya. Penduduk Kota Christchurch memanfaatkan botanical garden ini untuk beraneka ragam aktivitas. Mulai dari sekedar berjalan-jalan santai, berolahraga, piknik dengan keluarga dan kolega hingga mempelajari jenis tanaman.

Alia at Botanical Garden
Alia at Botanical Garden

 

Di musim semi, koleksi dafodill botanical garden tidak bisa untuk dilewatkan. Selain musim semi, di musim gugur, Botanical Garden merupakan tempat menarik untuk lokasi berburu photo.

Dafodill at Botanical Garden
Dafodill at Botanical Garden

Taman atau garden merupakan andalan Kota Christchurch. Selain Botanical Garden, taman yang menarik untuk dikunjungi lainnya adalah Mona Vale. Taman ini terkenal dengan koleksi mawar nya.

Picnic at Mona Vale
Picnic at Mona Vale

Selain menikmati indah nya mawar, piknik sambil memberi makan bebek juga merupakan hal menarik untuk dilakukan di Mona Vale.

Jika kunjungan ke Kota Christchurch dilakukan tepat di hari Minggu, maka jangan lewatkan untuk berkunjung ke Sunday Market. Sunday Market ala New Zealander ini sebenarnya secara konsep tidak berbeda jauh dengan Pasar Minggu yang ada di Indonesia. Di Sunday Market kita bisa berjalan-jalan sambil melihat-lihat beraneka barang dagangan. Mulai dari souvenir hingga barang-barang antik untuk koleksi. Di bagian lain dari Sunday Market, terdapat lapangan terbuka dimana sekeliling nya terdapat penjual makanan dan di tengah-tengah lapangan ada panggung yang biasanya ada performer yang siap menghibur.

Untuk mode transportasi, tampak nya pemerintah Kota Christchurch – Christchurch City Council (CCC) benar-benar memberikan kemudahan bagi para turis. Menyewa mobil merupakan pilihan yang sangat tepat bila ingin menjelajah Kota Christchurch. Jika di banyak kota besar parkir merupakan hambatan ketika ingin membawa kendaraan pribadi, masalah ini seperti nya tidak berlaku di Kota Christchurch. Lahan parkir disediakan oleh CCC hampir di banyak tempat. Apabila tidak ingin berkendaraan pribadi, jaringan bus yang dimiliki oleh Kota Christchurch sudah sangat baik. Untuk rute-rute dalam Kota kita hanya butuh menunggu 15 menit setiap jadwal. Bus yang digunakan pun sangat bersih dan nyaman. Sehingga perjalanan dengan bus pun sangat menyenangkan. Untuk jadwal bisa di check di website resmi http://www.metroinfo.org.

Yang paling memudahkan pelancong yang ingin berkunjung ke Kota Christchurch adalah hampir dis etiap suburb terdapat i-site. APa itu I-site? I-site adalah pusat informasi pariwisata. Petugas I-site dengan ramah akan membantu informasi mengenai tempat-tempat menarik di daerah tersebut.